VinFast Limo Green Bidik Pasar Mobilitas Komersial

VinFast Limo Green menyasar taksi, layanan antar-jemput, dan armada perusahaan dengan kabin tujuh penumpang, bagasi hingga 1.240 liter, serta motor 201 dk.
MPV listrik ini memakai baterai 60,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 450 km NEDC dan pengisian 10–70 persen sekitar 30 menit.
Tersedia skema langganan baterai mulai Rp319 juta atau pembelian termasuk baterai mulai Rp389 juta, didukung garansi kendaraan tujuh tahun dan baterai 10 tahun.
Jakarta, IDN Times - VinFast Limo Green hadir sebagai MPV listrik yang menyasar kebutuhan mobilitas komersial, mulai dari operator taksi, layanan antar-jemput, hingga armada perusahaan.
Model ini menawarkan konfigurasi tujuh penumpang, baterai berkapasitas 60,2 kWh, serta jarak tempuh hingga 450 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Selain aspek operasional, VinFast juga menawarkan dua skema kepemilikan yang memungkinkan perusahaan menyesuaikan struktur biaya dengan kebutuhan armada.
Limo Green tersedia melalui skema berlangganan baterai maupun pembelian kendaraan beserta baterainya.
1. Dirancang untuk operasional dengan kapasitas tujuh penumpang

VinFast MPV 7 produksi lokal meluncur (IDN Times/Fadhliansyah) VinFast Limo Green memiliki dimensi panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, tinggi 1.729 mm, serta wheelbase 2.840 mm. MPV listrik ini menggunakan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.
Untuk mendukung kebutuhan angkutan penumpang maupun barang, kapasitas bagasi dapat mencapai 1.240 liter ketika baris kedua dilipat.
Sementara itu, baris ketiga memiliki mekanisme pelipatan one-touch untuk memudahkan perubahan konfigurasi kabin.
Dari sisi performa, motor listrik Limo Green menghasilkan tenaga 201 dk dan torsi 280 Nm yang disalurkan ke roda depan. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim dapat ditempuh dalam 10 detik.
Tersedia pula mode berkendara Eco dan Normal untuk menyesuaikan respons kendaraan dan konsumsi energi.
2. Jarak tempuh 450 km dan dua pilihan kepemilikan

Produksi VinFast VF3 (IDN Times/Fadhliansyah) Limo Green dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 60,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 450 km berdasarkan standar NEDC. Pengisian baterai dari 10 hingga 70 persen membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
VinFast menyebut dukungan pengisian daya tersedia melalui lebih dari 4.300 titik di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, pengisian daya di stasiun pengisian V-Green tersedia secara gratis hingga Maret 2029 sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk kepemilikan, Limo Green ditawarkan dalam dua skema. Pertama, berlangganan baterai dengan harga mulai Rp319 juta OTR Jakarta tanpa baterai.
Biaya langganannya Rp880 ribu per bulan untuk penggunaan hingga 2.000 km dan Rp1,35 juta untuk penggunaan di atas batas tersebut.
Skema kedua berupa pembelian kendaraan beserta baterai dengan harga mulai Rp389 juta OTR Jakarta tanpa biaya langganan bulanan.
Berdasarkan kalkulator TCO resmi VinFast dengan asumsi pemakaian 2.000 km per bulan, total biaya kepemilikan selama lima tahun tercatat Rp339,03 juta untuk skema berlangganan baterai. Angka tersebut dibandingkan Rp418,1 juta untuk kendaraan bensin sekelas.
3. Garansi hingga 10 tahun dan jaminan nilai sisa

VinFast VF MPV 7 punya TCO yang terbaik di kelasnya (IDN Times/Fadhliansyah) Selain menekan biaya energi, VinFast menawarkan perlindungan jangka panjang untuk mendukung penggunaan Limo Green sebagai kendaraan komersial.
Garansi kendaraan berlaku selama tujuh tahun atau 160.000 km, sedangkan baterai mendapatkan garansi 10 tahun atau 200.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
VinFast juga menyediakan Residual Value Guarantee dengan jaminan nilai hingga 80 persen sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Program tersebut tersedia untuk kedua skema kepemilikan, termasuk kendaraan dengan skema berlangganan baterai.
Penerapan Limo Green pada sektor komersial sebelumnya juga ditunjukkan melalui nota kesepahaman VinFast dengan Riline Velocity Express (RVE) dan PT Sentrik Persada Nusantara pada Februari 2026 untuk pengadaan total 400 unit.
“Limo Green tidak hanya meningkatkan kualitas layanan melalui efisiensi operasional dan optimalisasi biaya, tetapi juga menjadi fondasi bagi kami untuk berperan aktif dalam mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan di Indonesia," kata General Manager RVE Michael Rudolf, Jumat (25/9/2026).
Angka TCO dan penghematan di atas merupakan perhitungan berdasarkan asumsi penggunaan 2.000 km per bulan dari kalkulator TCO resmi VinFast, sehingga sebaiknya tidak ditulis sebagai angka penghematan yang berlaku mutlak untuk semua operator.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















