Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bolehkah Charger Motor Listrik Semalaman? Cek Faktanya

Bolehkah Charger Motor Listrik Semalaman? Cek Faktanya
ilustrasi mengecas motor listrik (unsplash.com/Ather Energy)
Intinya Sih
  • Mengecas motor listrik semalaman tidak disarankan karena bisa merusak baterai, menyebabkan kembung, bahkan berisiko overheat.

  • Motor listrik modern sudah dilengkapi fitur auto cut off yang otomatis menghentikan pengisian saat baterai penuh.

  • Cara aman mengecas meliputi penggunaan charger sesuai spesifikasi, mencabut saat penuh, memastikan motor dingin, serta melakukan pengecasan di tempat sejuk.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengisi baterai motor listrik menjadi kegiatan yang memakan waktu. Tak seperti HP yang penuh dalam 1 jam, motor listrik harus menunggu lebih lama. Karena itu, beberapa orang biasanya melakukan pengecasan semalaman sembari tidur.

Namun, bolehkah charger motor listrik semalaman? Yuk cari tahu fakta dan dampak dari hal tersebut lewat artikel berikut!

Table of Content

1. Bolehkah charger motor listrik semalaman?

1. Bolehkah charger motor listrik semalaman?

Berdasarkan penuturan Adyta Muhammad, selaku pemilik bengkel motor listrik  EVCentrum, mengecas terlalu lama bisa merusak baterai. Hal tersebut bisa membuat baterai motor listrik cepat "kembung", daya tahannya berkurang drastis, hingga harus diganti. Daripada mengecas semalaman, Adyta menyarankan untuk mengecas motor listrik pada pagi hari selama 1.5 hingga 3 jam. Pasalnya, motor listrik keluaran terbaru biasanya sudah memiliki sistem fast charging.

Hal serupa juga tertera pada buku panduan motor listrik milik United Motor. Pada panduan tersebut terdapat penjelasan bahwa mengecas terlalu lama dapat memperpendek usia baterai. Sangat disarankan mengecas motor listrik semalaman. Pada kasus esktrem, pengecasan terlalu lama bisa memicu overheat dan kebakaran, khususnya jika menggunakan charger berkualitas rendah.

Untungnya, berbagai motor listrik modern sudah memiliki teknologi bernama auto cur off. Jadi, saat sudah penuh, maka charger secara otomatis akan menghentikan pengisian daya. Walaupun masih mengisi, charger akan masuk ke mode slow charger yang dayanya sangat rendah. Hal tersebut bisa meminimalisir overheat, bikin baterai lebih awet, dan kamu tak perlu takut motor listrik akan rusak.

2. Cara charger motor listrik yang baik dan benar

Cara charger motor listrik yang baik dan benar
ilustrasi mengecas motor listrik (unsplash.com/Ather Energy)

Untuk meminimalisir berbagai kerusakan, kamu harus memahami metode pengecasan motor listrik yang optimal. Perhatikan beberapa hal, seperti cara pengecasan, pengunaan charger, hingga kondisi motor itu sendiri. Di bawah ini adalah cara charger motor listrik yang baik dan benar.

  • Gunakan charger berkualitas

Kamu tak boleh mengecas motor listrik dengan sembarang charger. Selalu gunakan charger yang sesuai dengan spesifikasi motor. Hal tersebut bikin pengecasan optimal, baterai bisa cepat terisi, dan tak akan menyebabkan masalah.

  • Segera cabut charger jika baterai sudah penuh

Saat baterai penuh, sebisa mungkin langsung cabut charger. Jangan tunggu terlalu lama karena hal tersebut bisa membuat baterai overload yang dalam jangka mengembang.

  • Pastikan motor dingin dan sudah mati

Sebelum mengisi baterai pastikan motor benar-benar mati dan dingin. Setidaknya, tunggu sekitar 20—30 menit setelah motor dipakai sampai mesin benar-benar mati dan suhu turun dengan sendirinya. Setelah itu, barulah lakukan pengecasan.

  • Lakukan pengecasan di tempat yang sejuk

Pengecasan di tempat sejuk membuat suhu motor dan baterai terjaga. Jika mengecas di tempat panas, suhu bisa meningkat secara drastis dan terjadi overheat. Contohnya, kamu bisa mengecas motor di teras yang tertutup.

  • Jangan charger motor semalaman

Seperti yang sudah dijelaskan, charger semalaman bisa merusak baterai dan motor. Karena itu, sangat disarankan untuk tidak melakukannya. Jika terus dilakukan, nantinya kamu harus mengganti baterai karena kerusakannya yang sudah parah.

  • Hindari konsleting

Salah satu hal yang bisa menyebabkan konsleting adalah air/cairan. Karena itu, jangan mengecas di tempat yang lembap atau dekat dengan sumber air. Tempat pengecasan harus steril, kering, dan usahakan jauh dari berbagai jenis cairan.

Bolehkah charger motor listrik semalaman? Jawabannya tidak boleh dan benar-benar tak disarankan. Kebiasaan tersebut bisa merusak baterai dan motor. Alangkah baiknya kamu mengecas motor pagi atau sore hari agar tak lupa dan bisa diawasi.

FAQ seputar bolehkah charger motor listrik semalaman

Bolehkah charger motor listrik semalaman?

Tidak, kamu tak boleh charger motor listrik sembarangan karena bisa merusak baterai, khususnya jika dilakukan berulang kali.

Apakah charger motor listrik semalaman bisa merusak komponen motor?

Iya, charger motor listrik semalaman bisa merusak komponen motor, salah satunya baterai. Baterai bisa kembung, cepat panas, daya tahannya menurun, dan akhirnya kamu harus menggantinya.

Apakah cara mengecas motor dan mobil listrik sama?

Secara konsep, mobil dan motor listrik punya cara pengecasan yang sama. Bedanya hanya di ukuran charger, daya yang masuk ke baterai, dan waktu pengecasan (di mobil bisa lebih lama).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More