ilustrasi cover motor (unsplash.com/Muhammed Faizan Hussain)
Jika motor hampir selalu diparkir di luar ruangan dan terkena hujan, cover dengan kemampuan menahan air yang baik menjadi pertimbangan utama. Namun, akan lebih ideal jika cover tersebut juga memiliki ventilasi atau material yang membantu mengurangi kondensasi.
Sementara itu, jika motor lebih sering diparkir di garasi atau tempat yang terlindung, cover breathable bisa lebih praktis. Apa pun jenisnya, pastikan ukuran cover sesuai dengan motor dan bagian dalamnya tidak mudah menggores cat. Cover juga sebaiknya tidak dipasang ketika motor masih sangat basah jika kondisi memungkinkan untuk mengeringkannya terlebih dahulu.
Jadi, waterproof dan breathable sebenarnya bukan pilihan yang mutlak salah atau benar. Keduanya memiliki fungsi berbeda. Waterproof lebih menonjolkan perlindungan terhadap air, sedangkan breathable membantu mengurangi kelembapan yang terperangkap.
Untuk penggunaan harian, cover dengan kombinasi ketahanan terhadap air dan ventilasi yang baik bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel. Jangan hanya melihat label waterproof atau breathable, tetapi periksa juga bahan, jahitan, ventilasi, lapisan bagian dalam, serta kondisi tempat motor biasa diparkir.