Comscore Tracker

Waspada Kiprok Panas, Berdampak Fatal Buat Motor

Harus diperhatikan karena bisa merembet ke komponen lain.

Jakarta, IDN Times - Memiliki nama lain regulator rectifier, kiprok motor berfungsi untuk menyuplai arus untuk aki motor dari alternator atau spul. Komponen spul atau alterator menghasilkan arus AC (alternate current), atau arus bolak-balik, dan diubah menjadi arus DC (direct current) oleh kiprok motor untuk aki motor sebagai sistem kelistrikan pada motor.

Seringkali muncul permasalahan pada kiprok, seperti kiprok panas, yang tak disadari oleh penggunanya. Padahal kiprok yang panas ini dapat menjadi penanda bahwa komponen motor satu ini sudah mulai rusak dan akan berakibat buruk pada komponen motor lainnya.

Agar hal ini tak terjadi pada motormu, simak informasi seputar permasalahan kiprok panas mulai dari penyebab hingga cara mengatasinya di bawah ini, yuk!

1. Kiprok panas atau overheat, apa penyebabnya?

Baca Juga: 5 Fitur Motor Scoopy, Wajib Diketahui Pengguna Motor Scoopy

Kiprok yang terlalu panas atau overheat menjadi salah satu permasalahan yang harus dihindari. Sebenarnya kiprok memiliki komponen seperti sirip-sirip yang befungsi untuk melepaskan hawa panas pada kiprok, karena sejatinya perlu ada udara yang masuk agar kiprok suhunya tetap normal, yakni hangat dan tak terlalu panas.

Penyebab dari kiprok yang panas atau overheat bisa bermacam-macam, yang terdiri dari:

  • Motor sering digunakan dengan kecepatan tinggi

Pemakaian motor dengan kecepatan tinggi dalam frekuensi yang cukup sering dapat mengakibatkan kiprok jadi cepat panas atau overheat.

  • Kiprok dilapisi plastik karena takut terkena air

Kiprok yang dilapisi plastik oleh pengendaranya saat motor menerjang hujan atau banjir juga bisa jadi penyebab kiprok overheat, karena seharusnya kiprok tetap mendapatkan hawa dari luar untuk menjaga suhunya tak terlalu panas.

  • Penempatan kiprok yang tak tepat

Kesalahan menempatkan kiprok juga bisa jadi penyebab kiprok cepat panas, seperti menempatkan kiprok di posisi tanpa adanya sirkulasi udara. Padahal seharusnya kirpok ditempatkan di posisi yang sirkulasi udaranya lancar agar tak mengalami overheat.

  • Kualitas kiprok yang buruk

Berkualitas atau tidak sebuah kiprok juga turut berpengaruh pada kiprok jadi cepat panas. Karena kiprok yang berkualitas bagus dapat menjaga kestabilan suhu nya agar tak terlalu panas.

  • Tegangan aki tak stabil

Ketidakstabilan tegangan aki motor juga bisa menyebabkan kiprok motor jadi cepat panas atau overheat.

Baca Juga: 5 Motor Baru di Bawah Rp15 Juta, Ada Matic hingga Motor Listrik

2. Akibat dari kiprok panas atau overheat

Kiprok yang sering mengalami panas berlebih atau overheat akan mengalami kerusakan. Jika kiprok sudah mulai rusak, maka kerusakan ini akan turut merembek ke berbagai komponen-komponen motor lainnya, seperti:

  •  Lampu mengalami keredupan

Lampu yang terlihat redup saat motor dinyalakan dan menyala terang sesaat ketika motor diijalankan dengan RPM tinggi bisa jadi ‘sinyal’ penanda bahwa kiprok sudah mulai bermasalah.

  • Lampu motor yang mati berkali-kali

Jika lampu motormu mati dan tak bisa dinyalakan meskipun sudah dilakukan pergantian, bisa jadi hal ini akibat dari kiprok yang mulai rusak. Biasanya hal ini ditandai dengan lampu yang mati saat motor dipacu dengan kecepatan tinggi. Lampu yang mati ini disebabkan karena kiprok tak bisa mengendalikan tegangan yang masuk ke bagian lampu.

  • Aki motor tekor

Saat aki bisa beroperasi dengan baik, tegangan akan stabil di angka 12 Volt, sedangkan saat aki tak optimal akibat kiprok yang rusak aliran listrik tak bisa menyalurkan kelistrikan motor dengan baik. Akibatnya listrik dalam aki menjadi terkuras hingga aki motor menjadi drop.

  • Sepeda motor mati mendadak dan tak bisa dinyalakan

Ketika kiprok mati akibat rusak dari overheat, motor jadi tak bisa menyala karena aliran listrik tak dapat mengalir  ke komponen kelistrikan motor lainnya. Sehingga motor bisa menjadi mati total.

Akibat kerusakan dari kiprok ini bisa terjadi secara berangsur-angsur mulai dari lampu yang meredup hingga akhirnya motor jadi mati total. Sehingga saat kamu mulai menemukan salah satu tandanya, segera periksakan untuk mengetahui apakah penyebabnya akibat kiprok yang performanya kurang optimal atau tidak.

3. Cara mengatasi kiprok yang panas atau mulai rusak

Jika kiprok sudah mulai mengalami permasahan seperti overheat, motor harus segera diperiksakan ke bengkel untuk dicek apakah kiprok masih bisa diperbaiki atau memang harus diganti dengan yang baru.

Untuk tindakan preventif, kamu bisa memeriksakan sistem kelistrikan pada bengkel sebelum terjadi permasalahan pada kiprok motor. Pemeriksaan sistem kelistrikan ini bisa dilakukan di bengkel atau dilakukan sendiri dengan berpatokan pada tegangan yang normal, yakni 13,5 Volt.  

Penulis: Syahrial Maulana Sudarto

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Rendra Saputra

Berita Terkini Lainnya