47 Anak Usaha Pupuk Mau Dipangkas, hanya Sisakan Setengahnya

- Pupuk Indonesia rencanakan konsolidasi 47 anak usahanya
- Opsi merger hingga likuidasi dipertimbangkan
- Banyak anak usaha sudah tak aktif berbisnis, perusahaan akan dipangkas
Jakarta, IDN Times - PT Pupuk Indonesia (Persero) buka suara soal rencana konsolidasi besar-besaran terhadap 47 anak usahanya. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan, targetnya konsolidasi itu hanya menyisakan 50 persen dari jumlah anak usaha saat ini.
“Itu lagi didiskusikan, tapi pokoknya separuh dirapikan,” kata Rahmad saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
1. Pertimbangkan opsi merger hingga likuidasi

Konsolidasi anak usaha Pupuk Indonesia merupakan fokus Danantara Indonesia tahun ini. Tak hanya Pupuk Indonesia, BUMN sektor lain pun bakal ditransformasi, seperti grup Telkom Indonesia, Pertamina, Semen Indonesia, dan sebagainya.
“Kita lagi diskusikan dengan Pak Dony (Oskaria). 40 itu adalah jumlah sekarang, arahannya adalah diperkecil. Opsinya banyak, ada yang dimerger, ada yang dilikuidasi,” ucap Rahmad.
2. Banyak anak usahanya sudah tak aktif berbisnis
Rahmad mengatakan, banyak anak perusahaan di bawah Pupuk Indonesia yang masih berdiri dalam konteks legalnya saja. Sementara, aktivitas bisnisnya sudah tak ada. Oleh sebab itu, perusahaan-perusahaan tersebut akan dipangkas.
“Sebetulnya, 40 itu kan legal states-nya ada, tapi activity-nya enggak ada. Itu yang mau kita rapikan,” ujar Rahmad.
3. Pastikan tak ada PHK

Sejalan dengan misi Danantara, Pupuk Indonesia memastikan agar proses konsolidasi itu tak menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawan.
“Yang jelas saya sampaikan tidak ada pengurangan tenaga kerja, jadi cuma di-streamlining saja,” kata Rahmad.


















