Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5.484 Rusun Nempel Stasiun Bakal Dibangun di 4 Kota

5.484 Rusun Nempel Stasiun Bakal Dibangun di 4 Kota
PT KAI memulai pembangunan rumah susun (rusun) Transit Oriented Development (TOD) di empat kota. (Dok. Bakom RI)
Intinya Sih
  • KAI memulai pembangunan 5.484 unit rusun Transit Oriented Development di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya yang terintegrasi langsung dengan stasiun utama di tiap kota.
  • Pembangunan rusun Manggarai ditargetkan selesai tahun depan, sementara proyek di Kiaracondong, RSUP Dr Kariadi, dan Gubeng menjadi bagian dari program pemerintah menyediakan hunian terjangkau.
  • KAI memiliki lahan besar berpotensi untuk 131 ribu unit rusun TOD di Jabodetabek guna mendukung mobilitas perkotaan dan efisiensi pemanfaatan lahan dekat transportasi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memulai pembangunan rumah susun (rusun) Transit Oriented Development (TOD) di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Total ada 5.484 unit rusun terintegrasi dengan stasiun yang akan dibangun, yaitu 2.200 di Stasiun Manggarai (Jakarta), 753 unit di Stasiun Kiaracondong (Bandung), 1.042 unit di dekat RSUP Dr Kariadi (Semarang), dan 1.489 unit di Stasiun Gubeng (Surabaya).

1. Rusun TOD di Stasiun Manggarai ditargetkan rampung tahun depan

5.484 Rusun Nempel Stasiun Bakal Dibangun di 4 Kota
Pembangunan rusun TOD di Stasiun Manggarai sudah dimulai. (Dok. Badan Komunikasi)

Pembangunan rusun TOD di Stasiun Manggarai sudah dimulai kemarin, dengan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Senin (16/3/2026).

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, pembangunan rusun TOD di Stasiun Manggarai ditargetkan rampung pada awal tahun depan.

2. Pembangunan rusun TOD di 3 stasiun lain mulai dicanangkan

PT KAI memulai pembangunan rumah susun (rusun) Transit Oriented Development (TOD) di empat kota. (Dok. Bakom RI)
PT KAI memulai pembangunan rumah susun (rusun) Transit Oriented Development (TOD) di empat kota. (Dok. Bakom RI)

Bobby mengatakan, pihaknya juga memulai pencanangan rusun TOD di 3 lokasi lainnya, yaitu di Bandung di Stasiun Kiaracondong. Luas lahannya 7.600 meter persegi, dengan total hunian 753 unit hunian yang terdiri dari 2 tower.

“Di Semarang (sekitar RSUP) Dr Kariadi itu 1,2 hektare yang akan dibangun 1.042 unit hunian 2 tower 42 lantai. Di Surabaya lokasi Stasiun Gubeng 1.489 unit hunian, 2 tower 52 lantai, menempati 1,2 hektare lahan," kata Bobby dikutip dari keterangan resmi Badan Komunikasi (Bakom).

Pembangunan rusun tersebut merupakan bagian dari program 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

3. KAI punya lahan di Jabodetabek untuk 131 ribu rusun TOD

Pembangunan rusun TOD di Stasiun Manggarai sudah dimulai.
Pembangunan rusun TOD di Stasiun Manggarai sudah dimulai. (Dok. Badan Komunikasi)

Bobby mengungkapkan, KAI memiliki lahan seluas 320 juta meter persegi di seluruh Indonesia. Lahan-lahan ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis TOD yang mendukung mobilitas perkotaan sekaligus memperluas akses hunian.

Khusus di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) saja, lahan milik KAI berpotensi untuk dibangun 131 ribu unit rusun TOD. Kedekatan dengan transportasi publik membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya perjalanan.

"Tentunya, melalui pengembangan kawasan berbasiskan stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi, hunian yang dekat dengan transportasi publik, pemanfaatan lahan yang efisien, serta mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat perkotaan," ucap Bobby.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More