Ngaku deh, sebagai anak muda, rasanya hampir setiap minggu kita punya ide bisnis baru. Mulai dari kepikiran mau buka coffee shop estetik, jualan thrift shop online, sampai bikin jasa titip barang luar negeri. Tapi masalahnya, kebanyakan ide itu cuma numpuk di catatan HP atau menguap begitu saja begitu sadar modal atau keribetannya. Gak sedikit juga yang akhirnya rugi bandar karena nekat jalan tanpa riset matang.
Padahal, membedakan antara hobi sesaat dan peluang bisnis beneran itu ada seninya. Menurut data dari Global Entrepreneurship Monitor (GEM), sebagian besar bisnis pemula yang gagal di tahun pertama disebabkan oleh kurangnya kebutuhan pasar terhadap produk yang ditawarkan, alias produknya dibuat cuma karena "kamunya mau", bukan karena "pasar butuh". Supaya kamu gak salah langkah dan buang-buang duit, yuk intip 5 tanda kalau ide bisnismu sekarang sudah layak dijalankan!
