Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia tengah melakukan konsolidasi BUMN logistik, dengan menunjuk PT Pos Indonesia (Persero) sebagai holding. Secara total, akan ada sembilan BUMN yang bergabung di bawah holding logistik di bawah PT Pos Indonesia, namun proses konsolidasinya akan dilakukan secara bertahap.
Proses konsolidasi anak-anak usaha BUMN yang bergerak di sektor logistik tidak dilakukan dengan langsung memindahkan kepemilikan saham pada Pos Indonesia. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph mengatakan, konsolidasi akan diawali dengan penggabungan tujuh perusahaan ke PT Multi Terminal Indonesia (MTI), yang merupakan cucu usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo pada 1 Juli 2026.
Tujuh perusahaan itu, antara lain PT MTI dan PT Prima Indonesia Logistik (PIL) yang berada di bawah Pelindo, PT Pos Logistik Indonesia (Poslog) milik Pos Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik (SBL) milik PT PELNI (Persero), PT KBN Prima Logistik (KPL) milik PT Danareksa (Persero), PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS) yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, serta PT Krakatau Jasa Logistik (KJL) yang merupakan bagian dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
