Ada 1,24 Juta Percakapan, Grab Jadikan AI Teman Baru Driver

- Grab melaporkan fitur AI Driver Assistant telah digunakan lebih dari 1,24 juta percakapan dalam dua bulan sejak diluncurkan untuk membantu pengemudi bekerja lebih efisien.
- Fitur ini memberikan rekomendasi area dengan permintaan tinggi dan berfungsi sebagai pendamping virtual yang bisa diajak berinteraksi saat pengemudi membutuhkan bantuan di lapangan.
- Grab mengusung konsep 'AI with heart' agar teknologi tidak hanya fokus pada efisiensi bisnis, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi mitra pengemudi sebagai tulang punggung ekosistem perusahaan.
Jakarta, IDN Times - Grab mengungkap tingginya adopsi fitur AI Driver Assistant yang baru diluncurkan di platformnya. Dalam waktu dua bulan sejak diperkenalkan, fitur tersebut telah digunakan lebih dari 1,24 juta percakapan oleh mitra pengemudi.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan pengembangan AI Driver Assistant dilatarbelakangi kebutuhan untuk membantu pengemudi bekerja lebih efektif, sekaligus mendapatkan dukungan saat menghadapi berbagai situasi di lapangan.
"Karena kita berpikir gimana caranya supaya driver itu tahu gitu ya, gampang di mana nih yang lagi banyak order gitu. Kan dengan begitu dia menuju ke area yang banyak order supaya customernya juga senang, drivernya juga senang," ujar Neneng dalam sesi Sovereign AI, The Infrastructure Race, Indonesia Summit by IDN Times, di Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Neneng menjelaskan fitur tersebut memberikan rekomendasi area dengan permintaan tinggi, sehingga pengemudi dapat mengambil keputusan yang lebih cepat saat mencari order.
Tak hanya itu, AI juga dirancang menjadi pendamping virtual yang dapat diajak berinteraksi oleh pengemudi saat membutuhkan bantuan.
"Terus kedua gimana caranya supaya driver kalau lagi panik tuh dia bisa ngomong gitu, bisa ngobrol gitu kesannya. Dan itu ternyata sangat membantu. Jadi kayak namanya companion. Kita bilangnya AI itu sebagai companion-nya driver," ujar Neneng.
Neneng mengungkapkan respons mitra terhadap fitur tersebut cukup tinggi. "Dan dua bulan diluncurkan udah ada 1,24 juta diskusi yang dipakai oleh driver kita," kata dia.
Grab saat ini memiliki jutaan mitra pengemudi di Indonesia. Perusahaan menilai AI dapat berfungsi sebagai alat produktivitas sekaligus pendamping digital, yang membantu pengemudi mengambil keputusan lebih cepat dan tepat di lapangan.
Konsep "AI with heart" menjadi pendekatan utama Grab dalam mengembangkan teknologi, yakni memastikan AI tidak hanya berorientasi pada efisiensi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi para mitra yang menjadi tulang punggung ekosistem perusahaan.
IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age," IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.
















