- Bath Thailand melemah 0,06 persen
- Yuan China melemah 0,01 persen
- Rupee India melemah 0,15 persen
- Pesso Filipina melemah 0,17 persen
- Won Korea melemah 0,30 persen
- Dolar Singapura melemah 0,09 persen
Rupiah Dibuka Lesu ke Rp17.873 per Dolar AS, Ini Daftarnya

- Rupiah dibuka melemah 12 poin atau 0,07 persen ke Rp17.873 per dolar AS pada perdagangan Rabu, menurut data Bloomberg.
- Sejumlah mata uang Asia turut melemah, sementara dinamika geopolitik Timur Tengah memberi sinyal beragam bagi pergerakan rupiah.
- Investor menunggu data inflasi AS dan tinjauan MSCI; rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp17.750-Rp17.850 per dolar AS.
1. Deretan mata uang di Asia yang melemah
Daftar mata uang di Asia bergerak melemah dengan rincian
2. Perkembangan geopolitik Timur Tengah pengaruhi pergerakan rupiah
Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, perkembangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah.
Menurut dia, laporan dari Pakistan mengindikasikan bahwa proses menuju kesepakatan damai kembali menunjukkan perkembangan positif. Namun, Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz belum akan dibuka sebelum sejumlah persyaratan terpenuhi.
"Rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif di tengah perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang masih memberikan sinyal beragam," ujar Lukman.
3. Investor cermati pengumuman tinjauan MSCI
Di sisi lain, pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see menjelang rilis data inflasi AS pada malam ini. Data tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
Dari dalam negeri, investor juga mencermati pengumuman tinjauan MSCI yang berpotensi memengaruhi arus dana asing ke pasar Indonesia. Sebelumnya, MSCI menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor dalam menentukan arah aset domestik.
"Rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini," jelasnya.



















