Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Agrinas Janji Harga Lebih Adil bagi Petani dan Warga Desa, Ini Caranya
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
  • PT Agrinas Pangan Nusantara membentuk Koperasi Desa Merah Putih untuk menciptakan harga adil bagi petani dan warga desa dengan memangkas rantai distribusi hasil produksi.
  • Koperasi akan menyediakan layanan logistik agar hasil panen bisa langsung sampai ke konsumen, serta membantu petani dari penyediaan bibit hingga pembiayaan masa tanam.
  • Inisiatif ini diungkapkan Joao Angelo De Sousa Mota dalam Indonesia Summit 2026 yang juga menampilkan peluncuran survei Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027 oleh IDN Media.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Joao dari Agrinas bilang petani dan orang desa akan dapat harga yang lebih adil. Dia bikin koperasi namanya Merah Putih supaya hasil panen bisa dijual langsung tanpa lewat banyak orang. Koperasi juga bantu kasih bibit, pupuk, dan kirim barang ke pembeli. Sekarang mereka mau semua orang desa bisa beli dan jual dengan harga yang sama kayak di kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Inisiatif Agrinas melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih menunjukkan langkah konkret menuju pemerataan ekonomi antara desa dan kota. Dengan memperpendek rantai distribusi serta menyediakan layanan logistik dan akses pembiayaan bagi petani, konsep harga yang adil menjadi lebih nyata, sekaligus memperkuat posisi masyarakat desa dalam sistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyebut konsep harga yang adil atau fair price menjadi salah satu tujuan utama pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Menurut dia, koperasi akan membantu memperpendek rantai distribusi sehingga hasil produksi masyarakat desa dapat dijual dengan harga yang lebih menguntungkan.

Joao mengatakan, masyarakat desa berhak memperoleh akses terhadap barang dan jasa dengan harga yang sama seperti yang dinikmati masyarakat di perkotaan. “Kita memastikan saja masyarakat di desa mereka berhak atau mereka bisa dicapai oleh semua produk yang kita nikmati di kota-kota dengan harga yang fair,” kata Joao dalam talkshow yang bertajuk ‘SMEs and Cooperatives as Engines of Inclusive Economic Growth’ di Indonesia Summit 2026 yang digelar IDN Times di The Tribrata, Dharmawangsa, Kamis (18/6/2026).

Selain menyediakan kebutuhan masyarakat, koperasi juga akan dilengkapi layanan logistik untuk membantu petani menyalurkan hasil panen secara langsung kepada konsumen. “Di dalam koperasi juga kita sediakan logistik untuk mampu menghantar barang-barang hasil pertanian sampai langsung kepada konsumen sehingga terjadi fair price,” ujarnya.

Ia mencontohkan daerah penghasil bawang akan dibantu mulai dari penyediaan bibit, pupuk, pestisida hingga akses pembiayaan selama masa tanam. “Nanti Koperasi Merah Putih harus mampu menyediakan mulai dari bibitnya, pupuk, pestisida, kebutuhan hidup petani selama masa menunggu sampai panen,” katanya.

Menurut Joao, model tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas harga dan inflasi di daerah.

IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.

IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.

Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Editorial Team

Related Article