Airlangga Lapor Prabowo, Bakal Ada Stimulus Nataru 2027

Pemerintah menyiapkan stimulus Nataru berupa diskon transportasi 30 persen dan PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara domestik.
Program magang nasional dan vokasi nasional ditargetkan berlanjut pada 2027 dengan masing-masing 150 ribu dan 300 ribu peserta.
Airlangga juga melaporkan rencana insentif pajak, bantuan sosial, serta sejumlah indikator ekonomi dan sektor perbankan.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melaporkan rencana pemberian stimulus ekonomi untuk periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Pemerintah menyiapkan sejumlah insentif, mulai dari diskon tiket transportasi hingga pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara domestik.
Laporan itu disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Namun, momen tersebut baru diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (23/10/2026).
Airlangga menyampaikan, rencana tersebut saat melaporkan perkembangan ekonomi dan program pemerintah kepada Presiden Prabowo Subianto. Stimulus Nataru disiapkan untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan selama libur akhir tahun sekaligus menjaga aktivitas ekonomi.
“ Kemudian stimulus Nataru, ini sudah disepakati diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhan juga diberikan spesial harga dari ASDP. Kemudian juga PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri,” ujar Airlangga.
Ia menjelaskan, program stimulus tersebut sebelumnya telah disetujui pada pertengahan 2026. Pemerintah memperkirakan kebijakan itu menjangkau 16,6 juta orang dengan anggaran sekitar Rp883,4 miliar.
1. Diskon tiket transportasi untuk libur Nataru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (IDN Times/Ilman Nafi'an) Stimulus Nataru mencakup diskon tiket transportasi sebesar 30 persen untuk perjalanan tertentu. Pemerintah juga menyiapkan potongan harga untuk transportasi laut serta tarif khusus jasa kepelabuhanan dari ASDP.
Selain itu, pemerintah memberikan fasilitas PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara domestik. Insentif tersebut diharapkan membantu mengurangi biaya perjalanan masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Meski demikian, rincian jadwal pemberlakuan, syarat penerima, dan mekanisme penggunaan diskon perlu merujuk pada ketentuan teknis yang akan diumumkan pemerintah.
Selain stimulus akhir tahun, Airlangga melaporkan sejumlah arahan Prabowo untuk program ekonomi pada 2027. Salah satunya melanjutkan program magang nasional dengan target 150 ribu peserta.
Pemerintah juga berencana meneruskan program vokasi nasional yang ditargetkan menjangkau 300 ribu peserta. Airlangga menyampaikan kedua program tersebut diharapkan dapat dimulai lebih awal, yakni pada Januari 2027.
“Nah, kemudian direktif Bapak Presiden untuk program tahun depan yang diharapkan ini bisa dimulai di jauh di bulan Januari, yaitu magang nasional dilanjutkan 150.000 peserta. Kemudian juga vokasi nasional, ini juga dilanjutkan untuk 300.000 peserta,” kata dia.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan peningkatan keterampilan dan kesiapan tenaga kerja.
2. PPh pekerja bergaji maksimal Rp10 juta ditanggung pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan COO Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria. (IDN Times/Ilman Nafian). Airlangga juga menyampaikan rencana insentif pajak penghasilan (PPh) ditanggung pemerintah bagi pekerja dengan gaji maksimal Rp10 juta. Kebijakan tersebut direncanakan berlaku untuk seluruh sektor.
Pemerintah turut mengevaluasi kemungkinan peningkatan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP), yang saat ini sebesar Rp54 juta per tahun. Evaluasi tersebut mempertimbangkan perkembangan inflasi dan upah minimum.
Selain itu, pemerintah berencana melanjutkan fasilitas PPN ditanggung pemerintah untuk pembelian rumah dengan harga di atas Rp2 miliar hingga maksimal Rp5 miliar.
Airlangga juga menyebut rencana relaksasi iuran jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kematian, serta tambahan manfaat jaminan kerja dan kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi. Rincian pelaksanaan setiap kebijakan masih perlu mengacu pada keputusan resmi pemerintah.
Dalam laporannya, Airlangga turut memaparkan sejumlah indikator ekonomi nasional. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi global yang disebut berada di sekitar 3 persen.
“Ekonomi kita terus tumbuh di atas 5 persen, yaitu 5,45 persen, di mana ini lebih tinggi dari global rata-rata yang 3 persen. Dan kita di sini tertinggi di G20, Pak Presiden, dan juga salah satu yang tertinggi di ASEAN,” ujar dia.
Airlangga juga melaporkan inflasi sebesar 3,28 persen. Menurut dia, kenaikan harga cabai merah dan cabai keriting turut memengaruhi perkembangan inflasi, meski masih berada dalam rentang sasaran yang disampaikan pemerintah.
Dari sisi industri, indeks manajer pembelian atau Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur tercatat 52,4, berada di atas ambang ekspansi 50. Ia juga menyampaikan indeks kepercayaan konsumen sebesar 118,1, tingkat pengangguran sebesar 4,65 persen, serta rasio gini 0,368.
3. Defisit APBN dan sektor perbankan turut dipantau

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers terkait pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (5/8). ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto Airlangga melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berada di angka 1,24 persen dan dinilai masih sesuai dengan jalur yang ditetapkan pemerintah. Sementara itu, suku bunga acuan Bank Indonesia berada di level 5,75 persen.
Ia juga menyebut imbal hasil surat berharga negara bertenor 10 tahun sebesar 7,21 persen. Cadangan devisa tercatat sekitar 146,3 miliar dolar AS atau setara pembiayaan 6,5 bulan impor.
Di sektor perbankan, Airlangga melaporkan pertumbuhan kredit sebesar 13,65 persen dan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 10,94 persen. Rasio kecukupan modal perbankan berada di level 24,10 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah tercatat 2,11 persen.
Selain insentif Nataru dan program 2027, Airlangga melaporkan pelaksanaan stimulus ekonomi kuartal IV 2026. Salah satu program yang disiapkan ialah bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dengan anggaran Rp17,54 triliun.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan subsidi upah sebesar Rp300 ribu untuk tiga bulan sekaligus pada November–Desember 2026. Program tersebut ditargetkan menjangkau 13,3 juta pekerja dengan anggaran sekitar Rp11,97 triliun.
Airlangga turut menyebut program satu orang satu rekening yang diarahkan Presiden untuk dijalankan pada kuartal IV, dengan anggaran Rp1,28 triliun.



![[QUIZ] Tebak Tagline Bank di Indonesia, Uji Pengetahuanmu!](https://image.idntimes.com/post/20261015/20220128-banner-bca-siaranpers_36d0f881-bd40-42b3-99bb-990bd1a644c6.jpg)

















