Perkembangan teknologi digital telah mengubah banyak kebiasaan masyarakat. Berbagai dokumen kini dapat disimpan dalam bentuk digital, dikirim melalui email, atau dibagikan menggunakan aplikasi berbasis internet. Proses administrasi di banyak instansi juga mulai beralih ke sistem elektronik sehingga muncul anggapan bahwa bisnis fotokopi akan kehilangan pasar dan semakin ditinggalkan. Namun, kenyataannya bisnis fotokopi masih mampu bertahan dan tetap memiliki pelanggan di berbagai daerah.
Meskipun penggunaan dokumen digital semakin meningkat, kebutuhan akan dokumen fisik belum sepenuhnya hilang. Banyak aktivitas pendidikan, pemerintahan, perkantoran, maupun kebutuhan pribadi yang masih memerlukan dokumen dalam bentuk cetak.
Berikut beberapa alasan mengapa bisnis fotokopi masih dibutuhkan hingga saat ini.
