Dalam dunia bisnis modern, model penjualan terus berkembang mengikuti pola perilaku konsumen. Salah satu strategi yang semakin populer adalah sistem pre-order, yang menawarkan produk berdasarkan pesanan terlebih dahulu sebelum barang tersedia secara fisik. Model ini sering dibandingkan dengan sistem ready stock yang lebih konvensional dan langsung tersedia di gudang.
Banyak pelaku usaha mulai melirik pre-order karena dinilai lebih efisien dan minim risiko. Meski terlihat lebih lama dalam proses pengiriman, sistem ini justru menyimpan potensi keuntungan yang menarik jika dikelola dengan strategi yang tepat. Memahami perbedaannya secara mendalam membantu pelaku bisnis menyusun langkah yang lebih rasional dan terukur. Yuk, pahami alasan kenapa sistem pre-order bisa jadi pilihan yang lebih menguntungkan!
