Jakarta, IDN Times - Dalam kegiatan ekonomi, berbagai sumber daya, barang, dan layanan sering kali dapat dinikmati secara bersama-sama oleh masyarakat. Namun, tidak semua pihak yang memperoleh manfaat ikut berkontribusi terhadap biaya penyediaannya.
Dilansir Investopedia, kondisi itu dikenal sebagai masalah penumpang gelap atau free rider problem. Fenomena tersebut muncul ketika sebagian orang tetap dapat menikmati manfaat dari suatu sumber daya kolektif tanpa membayar atau berkontribusi sesuai porsi yang seharusnya.
Situasi tersebut berpotensi membuat pihak yang selama ini menanggung biaya menjadi enggan untuk terus berkontribusi karena melihat adanya pihak lain yang tidak ikut menanggung beban yang sama.
Di sisi lain, individu yang bertindak sebagai penumpang gelap cenderung tidak memiliki dorongan untuk berkontribusi. Mereka tetap dapat menikmati manfaat dari sumber daya yang tersedia meskipun tidak ikut membiayainya.
Akibatnya, pihak yang menyediakan sumber daya tersebut berisiko tidak memperoleh kompensasi yang memadai dan pada akhirnya membutuhkan dukungan lain, seperti subsidi atau donasi.
