Jakarta, IDN Times - Erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi apabila peningkatan aktivitas vulkanik berlangsung dalam waktu lama. Gangguan terutama dapat terasa pada konektivitas transportasi, distribusi barang, hingga rantai pasok.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengatakan dunia usaha perlu merespons kondisi tersebut dengan tenang, tetapi tetap waspada. Keselamatan pekerja dan masyarakat harus menjadi prioritas, sembari mengikuti informasi serta arahan resmi dari otoritas terkait.
Menurut Shinta, salah satu risiko yang perlu diantisipasi adalah terganggunya penerbangan, terutama di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan salah satu simpul utama konektivitas udara nasional.
“Gangguan penerbangan dapat berpengaruh terhadap mobilitas orang, distribusi barang, perdagangan, dan rantai pasok,” ujar Shinta saat dihubungi, Senin (7/9/2026).