Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan Rute Jakarta Malam Ini

Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan Rute Jakarta Malam Ini
Pesawat Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Jumat(14/8/2026). (Dok.Humas Bandung)
  • Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan dari dan menuju Jakarta secara bertahap mulai Selasa, 8 September 2026 pukul 00.01 WIB, menyusul dibukanya operasional bandara.
  • Sebelumnya, empat bandara komersial di sekitar Gunung Anak Krakatau ditutup akibat sebaran abu vulkanik, termasuk Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, dan Husein Sastranegara.
  • Penumpang diminta tiba tiga jam sebelum keberangkatan; Garuda menyatakan penerbangan beroperasi setelah asesmen keselamatan, inspeksi kelaikan pesawat, dan koordinasi dengan otoritas terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Garuda Indonesia akan membuka kembali penerbangan dari dan ke Jakarta mulai Selasa, 8 September 2026 pukul 00.01 WIB.

Berdasarkan informasi yang dirilis akun Instagram @garuda.indonesia, dikutip Senin (7/9/2026), keputusan itu dilakukan seiringan dibuka kembali operasional bandara.

Sebelumnya, pemerintah masih menutup empat bandara komersial di sekitar Gunung Anak Krakatau karena sebaran abu vulkanik.

Empat bandara tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten; Bandara Radin Inten II, Lampung; Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur; dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

“Seiring dibukanya kembali operasional bandara, Garuda Indonesia mulai melayani penerbangan dari dan menuju Jakarta secara bertahap pada Selasa (8 September 2026) mulai pukul 00.01 WIB,” tulis manajemen Garuda Indonesia.

Garuda mengimbau kepada penumpang yang memiliki tiket penerbangan mulai pukul 00.01 WIB nanti, untuk hadir di bandara tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.

Maskapai pelat merah itu memastikan setiap penerbangan dioperasikan setelah melalui asesmen keselamatan dan inspeksi kelaikan pesawat terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik, serta berdasarkan hasil koordinasi dengan otoritas terkait.

“Kami memahami betapa berartinya kepastian perjalanan bagi Anda,” tulis manajemen Garuda Indonesia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More