Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AS Siapkan Dana Bantuan untuk Perusahaan Asing yang Beli Perangkat AI

AS Siapkan Dana Bantuan untuk Perusahaan Asing yang Beli Perangkat AI
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
Intinya Sih
  • Pemerintah AS menyiapkan program ExportAI Initiative bernilai miliaran dolar untuk mendukung ekspor perangkat AI buatan dalam negeri dan menjaga daya saing global terhadap China.
  • Program ini menawarkan pinjaman, asuransi, dan jaminan bagi perusahaan asing yang membeli teknologi AI AS, dengan syarat izin ekspor khusus dari Departemen Perdagangan.
  • Inisiatif ini berpotensi meningkatkan pendapatan produsen chip seperti Nvidia dan AMD, seiring rencana kenaikan batas pinjaman EXIM hingga 205 miliar dolar AS pada 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyiapkan program bantuan dana ekspor bagi perusahaan asing yang ingin membeli perangkat akal imitasi (AI) buatan negaranya. Program bernilai miliaran dolar AS ini dirancang agar AS dapat mempertahankan daya saingnya di pasar teknologi AI global, terutama dalam menghadapi perkembangan pesat teknologi serupa dari China.

Dikutip dari Investing, rencana pembiayaan ini dibahas lebih lanjut oleh Bank Ekspor-Impor AS (EXIM) pada Kamis (21/5/2026). Mereka dijadwalkan melakukan pemungutan suara untuk mengesahkan program bernama ExportAI Initiative, yang merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah AS pada Juli tahun lalu terkait penguatan industri teknologi AI dalam negeri.

1. Pilihan pinjaman dengan syarat izin khusus

Program ExportAI Initiative menawarkan sejumlah kemudahan pendanaan agar perusahaan asing lebih tertarik membeli teknologi AI dari AS. Pilihan tersebut mencakup asuransi dan jaminan pinjaman untuk transaksi jangka menengah, serta pinjaman langsung untuk kesepakatan jangka panjang.

Setiap pembelian yang melibatkan teknologi AI tingkat lanjut wajib mendapatkan izin ekspor khusus dari Departemen Perdagangan AS sebelum kesepakatan dana disetujui. Aturan ini diterapkan untuk memastikan bahwa hanya teknologi yang diizinkan pemerintah yang dapat diekspor menggunakan fasilitas dana negara.

2. Persaingan dengan perkembangan AI asal China

Program baru ini diluncurkan seiring dengan meningkatnya kompetisi teknologi antara AS dan China. Saat ini, perusahaan asal China seperti DeepSeek terus memperluas pasarnya dengan menyediakan model AI terbuka dan gratis yang dirancang khusus untuk chip buatan Huawei.

Model AI buatan DeepSeek kini banyak digunakan karena kemampuannya dinilai setara dengan teknologi buatan AS. Langkah ini dinilai sebagai usaha China untuk membangun ekosistem AI secara mandiri. Sebelumnya, AS juga telah melarang penjualan chip AI canggih ke China untuk mencegah teknologi tersebut dialihfungsikan guna mendukung kebutuhan militer.

3. Dampak bagi industri pembuat perangkat AI

Belum ada rincian resmi mengenai negara atau perusahaan mana saja yang bisa menjadi peserta program ExportAI Initiative. Jika disetujui, EXIM akan langsung bergerak sebagai penyedia dana utama untuk mendistribusikan teknologi AI AS ke pasar internasional.

Bantuan dana ini diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan bagi perusahaan pembuat chip, seperti Nvidia dan AMD, serta berbagai perusahaan yang memproduksi alat pendukung perangkat AI lainnya. Potensi pertumbuhan industri ini juga didukung oleh rencana pemerintah AS untuk menaikkan batas maksimal pinjaman EXIM hingga 205 miliar dolar AS (Rp3,65 kuadriliun) pada tahun 2026, yang secara otomatis akan memperbesar jumlah kapasitas bantuan di masa mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More