Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bank Mandiri Pangkas Jumlah Komisaris, M Yusuf Ateh Dicopot
Muhammad Yusuf Ateh (IDN Times/Aryodamar)
  • RUPST Bank Mandiri 2026 memutuskan pengurangan jumlah komisaris dari tujuh menjadi enam orang, dengan pemberhentian Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris.
  • Susunan baru Dewan Komisaris dipimpin Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama, sementara Timothy Utama kembali diangkat sebagai Direktur Operations dalam jajaran Direksi terbaru.
  • Pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai Rp44,47 triliun atau 79 persen dari laba bersih 2025, termasuk dividen interim yang telah dibayarkan Januari 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
14 Januari 2026

Bank Mandiri membagikan dividen interim sebesar Rp9,32 triliun kepada para pemegang saham.

29 April 2026

RUPST tahun buku 2025 digelar. Pemegang saham menyetujui pemberhentian Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris dan memangkas jumlah komisaris menjadi enam orang. RUPST juga menetapkan pembagian dividen tunai total Rp44,47 triliun, termasuk dividen interim yang telah dibayarkan sebelumnya.

kini

Jumlah Dewan Komisaris Bank Mandiri berkurang menjadi enam orang setelah keputusan RUPST tersebut.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengumumkan pengurangan jumlah komisaris dari tujuh menjadi enam orang serta memberhentikan Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun buku 2025.
  • Who?
    Keputusan diambil oleh para pemegang saham Bank Mandiri. Muhammad Yusuf Ateh diberhentikan, sementara jajaran komisaris kini dipimpin oleh Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama/Independen.
  • Where?
    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berlangsung di Jakarta, tempat manajemen dan pemegang saham Bank Mandiri berkumpul untuk menetapkan keputusan korporasi tersebut.
  • When?
    Keputusan diumumkan pada Rabu, 29 April 2026, dalam pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2025.
  • Why?
    Pemangkasan jumlah komisaris dilakukan berdasarkan hasil persetujuan pemegang saham dalam rapat tahunan sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi perusahaan.
  • How?
    Pemberhentian dan perubahan susunan dewan ditetapkan melalui keputusan resmi RUPST, yang juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp44,47 triliun kepada para pemegang saham.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bank Mandiri bikin rapat besar dan ganti orang pentingnya. Pak Muhammad Yusuf Ateh nggak jadi komisaris lagi, sekarang komisarisnya tinggal enam orang. Ada juga Pak Timothy yang tetap jadi direktur bagian kerja. Terus banknya bagi uang untung buat pemegang saham, banyak banget sampai triliunan rupiah. Semua orang di sana kelihatan sibuk banget.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan RUPST Bank Mandiri menunjukkan langkah konsolidasi yang terarah, dengan penyederhanaan jumlah komisaris dan penetapan kembali susunan direksi untuk memperkuat efektivitas tata kelola. Selain itu, pembagian dividen tunai sebesar Rp44,47 triliun mencerminkan kinerja keuangan yang solid serta komitmen perusahaan dalam memberikan nilai nyata bagi para pemegang saham.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memangkas jumlah komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar Rabu (29/4/2026).

Pemegang saham menyetujui pemberhentian Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris Bank Mandiri. Dengan demikian, jumlah Dewan Komisaris Bank Mandiri kini hanya 6 orang, dari sebelumnya 7 orang.

1. Susunan Dewan Komisaris Bank Mandiri yang terbaru

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025, Rabu (29/4/2026). (dok. Bank Mandiri)

Dengan keputusan itu, susunan Dewan Komisaris perseroan menjadi:

  • Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini

  • Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto

  • Komisaris: Luky Alfirman

  • Komisaris: Yuliot

  • Komisaris Independen: Mia Amiati

  • Komisaris Independen: Bintoro K. Pardewo.

2. Susunan Dewan Direksi Bank Mandiri

ilustrasi gedung Bank Mandiri (dok. Bank Mandiri)

RUPST itu juga memberhentikan dan mengangkat kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations Bank Mandiri. Berikut susunan Direksi Bank Mandiri yang terbaru:

  • Direktur Utama: Riduan

  • Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan

  • Direktur Operations: Timothy Utama

  • Direktur Human Capital & Compliance: Eka Fitria

  • Direktur Risk Management: Danis Subyantoro

  • Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo

  • Direktur Corporate Banking: Mochamad Rizaldi

  • Direktur Consumer Banking: Saptari

  • Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi

  • Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini

  • Direktur Network & Retail Funding: Jan Winston Tambunan

  • Direktur Information & Technology: Sunarto.

3. Bank Mandiri bagikan dividen tunai Rp44,47 triliun

ilustrasi rupiah (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Pemegang saham juga menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun. Dividen tersebut merupakan 79 persen dari laba bersih yang dicetak perusahaan sepanjang 2025, yakni senilai Rp56,3 triliun.

Dalam risalah keputusan RUPST, dividen tunai itu sudah termasuk dalam dividen interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham pada 14 Januari 2026 lalu, sejumlah Rp9,32 triliun.

Masing-masing pemegang saham mendapatkan dividen senilai Rp476,96 per lembar saham. Dengan pembagian dividen interim di awal tahun, maka sisa jumlah dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp376,96 per saham.

Editorial Team