Bank Mandiri Salurkan KUR Rp7,35 Triliun, Dorong UMKM Tumbuh Pesat

- Bank Mandiri telah menyalurkan KUR Rp7,35 triliun kepada 59.327 UMKM hingga Februari 2026, setara 17,92 persen dari target Rp41 triliun dengan rasio NPL di bawah 1 persen.
- Sebagian besar KUR disalurkan ke sektor produksi sebesar 61,83 persen atau Rp4,54 triliun, mencakup pertanian, jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan.
- Bank Mandiri menerapkan pembiayaan berbasis ekosistem dan memperluas layanan melalui Mandiri Agen untuk mendukung pemberdayaan UMKM serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Jakarta, IDN Times - Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Februari 2026, bank berkode saham BMRI ini telah menyalurkan KUR sebesar Rp7,35 triliun kepada 59.327 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penyaluran tersebut setara 17,92 persen dari target KUR perseroan sepanjang 2026 yang mencapai Rp41 triliun. Dari sisi kualitas, kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) di bawah 1 persen.
1. Dukungan KUR tak hanya soal pembiayaan tapi pemberdayaan

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari mengatakan, realisasi ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.
“Dukungan KUR bukan hanya soal pembiayaan, tetapi juga pemberdayaan. Kami ingin membantu UMKM meningkatkan kapasitas produksi, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing,” ujar Saptari dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
2. Mayoritas penyaluran KUR ke sektor produksi

Adapun penyaluran KUR hingga Februari 2026 didominasi sektor produksi sebesar 61,83 persen atau Rp4,54 triliun. Rinciannya, sektor pertanian mencapai Rp2,21 triliun, sektor jasa produksi Rp1,65 triliun, industri pengolahan Rp568 miliar, dan perikanan Rp107 miliar.
Secara kumulatif, sejak program KUR diluncurkan pada 2008 hingga Februari 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp310,59 triliun kepada 3,65 juta debitur.
3. UMKM yang akan ciptakan banyak lapangan kerja

Dalam menjaga kualitas penyaluran, Bank Mandiri mengandalkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem, termasuk strategi closed-loop yang mengintegrasikan nasabah wholesale, UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai.
Selain itu, perseroan juga memperluas layanan melalui Mandiri Agen guna mempermudah transaksi dan pembayaran angsuran debitur KUR. Upaya ini turut dibarengi dengan edukasi literasi keuangan dan digital bagi pelaku UMKM.
Ke depan, Bank Mandiri optimistis dapat mencapai target penyaluran KUR 2026 melalui penguatan sinergi dengan pemerintah serta optimalisasi ekosistem digital.
“UMKM yang kuat akan menciptakan lapangan kerja lebih luas serta menjadi fondasi ketahanan ekonomi nasional,” pungkas Saptari.



















