Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara mengenai dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang dipicu oleh gejolak geopolitik dan volatilitas pasar keuangan global.
Muncul pertanyaan di masyarakat, apakah kondisi ini berpotensi memicu fenomena penarikan dana massal atau bank rush? Bagaimana faktanya?
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menegaskan, ketahanan perbankan Indonesia saat ini tergolong sangat kuat di tengah berbagai risiko global. OJK pun menepis kekhawatiran akan terjadinya bank rush.
"Kami memandang saat ini tidak terdapat potensi bank rush, karena situasi politik, keamanan, dan ekonomi Indonesia masih kondusif tentu saja. Bank rush pada umumnya diakibatkan oleh isu kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan," ujar Dian dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Jumat (5/6/2026).
