BI dan Bank Sentral Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Sistem Pembayaran

BI dan Banco Central de Timor-Leste menandatangani MoU di Jakarta untuk memperkuat kerja sama sistem pembayaran, setelmen, inovasi keuangan digital, serta pertukaran informasi.
Kedua bank sentral akan menjajaki konektivitas QRIS Antarnegara guna mendukung transaksi lintas batas antara Indonesia dan Timor-Leste.
Konektivitas pembayaran ditargetkan memudahkan perjalanan, perdagangan, dan akses pasar, sekaligus mendorong transaksi yang efisien, aman, inklusif, serta ekosistem digital kedua negara.
Jakarta,IDN Times - Bank Indonesia (BI) dan Banco Central de Timor-Leste (BCTL) memperkuat kerja sama di bidang sistem pembayaran dan inovasi keuangan digital. Kedua bank sentral menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan pengembangan konektivitas pembayaran antara Indonesia dan Timor-Leste.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur BI Destry Damayanti dan Gubernur BCTL Hélder Lopes dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit and Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
1. Berkomitmen kerja sama di bidang sistem pembayaran untuk inovasi digital

Ilustrasi transaksi dengan QRIS (Pexels.com/ iMin Technology) Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, melalui kesepakatan tersebut, BI dan BCTL berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang sistem pembayaran dan setelmen serta inovasi keuangan digital. Kerja sama juga mencakup pertukaran informasi dan penguatan hubungan antarkedua bank sentral.
"Salah satu agenda yang akan dijajaki adalah konektivitas pembayaran melalui QRIS Antarnegara. Inisiatif ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama kedua bank sentral untuk mendukung transaksi lintas negara," jelasnya.
2. Konektivitas pembayaran diharapkan permudah aktivitas ekonomi Indonesia-Timor Lester

Transaksi QRIS memudahkan layanan keuangan digital (IDN Times/Feny Maulia Agustin) Konektivitas pembayaran tersebut diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia dan Timor-Leste. Selain itu, kerja sama ini ditujukan untuk mendorong pembayaran lintas batas yang lebih mudah, efisien, aman, dan inklusif.
Dengan adanya konektivitas tersebut, masyarakat kedua negara dapat memperoleh kemudahan dalam melakukan transaksi saat melakukan perjalanan maupun menjalankan aktivitas ekonomi lintas negara. Bagi pelaku usaha, kemudahan pembayaran lintas batas diharapkan dapat mendukung transaksi perdagangan, memperluas akses pasar, serta mengurangi ketergantungan pada proses pembayaran yang lebih kompleks.
3. Perkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital antar kedua negara

Penggunaan QRIS BRI (Dok. BRI) Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital kedua negara melalui pemanfaatan infrastruktur pembayaran yang saling terhubung.
Dengan demikian, digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya mendorong efisiensi transaksi, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi antara Indonesia dan Timor-Leste.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















