BI Tingkatkan Pengelolaan Cadangan Devisa untuk Stabilitas Ekonomi

- BI memiliki lima strategi untuk transformasi ekonomi, termasuk stabilitas makroekonomi dan percepatan hilirisasi industri.
- Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan inklusif berkelanjutan.
- Ekonomi Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang relatif baik, dengan pengelolaan cadangan devisa yang adaptif dan berhati-hati.
Jakarta, IDN Times - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Aida S. Budiman menyampaikan penerapan paradigma baru dalam pengelolaan cadangan devisa mendukung sinergi kebijakan nasional yang transformatif melalui nilai tukar yang stabil dan resiliensi sektor eksternal. Optimisme tersebut antara lain didukung oleh penerapan paradigma investasi baru dalam pengelolaan cadangan devisa yang sesuai dengan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
"Pengelolaan cadangan devisa Bank Indonesia dilakukan secara lebih adaptif dan berhati-hati, didukung oleh pemanfaatan teknologi yang relevan guna memperkuat kepercayaan investor serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan di tengah dinamika global," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).
1. Ada lima strategis BI untuk transformasi ekonomi

Untuk menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan yang semakin tinggi, bauran kebijakan transformasi ekonomi diperkuat melalui lima sinergi strategis, yakni stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, percepatan hilirisasi industri, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan pembiayaan perekonomian dan pasar keuangan, serta akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional yang didukung kerja sama bilateral dan regional.
“Sinergi ini mencerminkan kesamaan visi dan langkah kebijakan yang terarah untuk mendorong transformasi ekonomi nasional, dan ke depan perlu terus diperkuat," ucap Aida.
2. BI terus optimalkan bauran kebijakan

Untuk melengkapi sinergi kebijakan nasional tersebut, Bank Indonesia terus mengimplementasikan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, serta pengembangan UMKM dan ekonomi syariah guna menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif berkelanjutan.
Sementara itu, dalam menghadapi kondisi global yang penuh ketidakpastian, cadangan devisa dikelola secara secara berhati-hati sebagai penyangga utama stabilitas ekonomi. Bank Indonesia terus mengelola cadangan devisa dengan memerhatikan perkembangan suku bunga global, nilai tukar dolar AS, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS guna menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas perekonomian nasional.
3. Ekonomi RI dinilai tetap tunjukkan ketahanan ekonomi

Global Head of Asset Allocation, Invesco, Paul Jackson, menyampaikan ekonomi Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang relatif baik. Oleh karena itu, pengelolaan cadangan devisa yang berhati-hati dengan pendekatan investasi yang lebih adaptif menjadi kunci menjaga stabilitas di tengah volatilitas global.
Adapun rangkaian FIT juga dilanjutkan dengan diskusi bersama bank sentral berbagai negara yang salah satunya membahas penguatan kerja sama keuangan internasional, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan eksternal Indonesia sebagai upaya memitigasi dampak ketidakpastian global.
Dengan paradigma baru dalam pengelolaan cadangan devisa yang semakin adaptif dan berhati-hati, Bank Indonesia senantiasa berupaya menjaga kecukupan cadangan devisa guna memastikan stabilitas ekonomi nasional.Sinergi kebijakan nasional dan kerja sama internasional akan terus diperkuat agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih inklusif dan berkelanjutan.











.jpg)




