Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bidik Rute Jakarta–Malahayati, ASDP dan Pemprov Aceh Perkuat Sinergi
ASDP dan Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia. (Dok/Istimewa).
  • ASDP dan Pemerintah Aceh menandatangani MoU pengoperasian rute Jakarta–Malahayati sebagai jalur logistik strategis untuk memperkuat ekosistem Long Distance Ferry di wilayah barat Indonesia.
  • Kerja sama ini bertujuan memperluas akses transportasi laut terjangkau, mendukung konektivitas nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah Aceh secara berkelanjutan.
  • ASDP mencatat 128.034 penumpang hingga April 2026 di lintasan Aceh, menegaskan peran penting layanan ferry dalam mobilitas masyarakat dan efisiensi distribusi logistik nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Aceh menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengoperasian lintasan penyeberangan Jakarta–Malahayati, Aceh, sebagai jalur logistik strategis di wilayah barat Indonesia.

Penandatanganan dilakukan Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir dan Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, Sabtu (23/5).

1. Perkuat ekosistem Long Distance Ferry

ASDP dan Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia. (Dok/Istimewa).

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan bahwa pengembangan lintasan Jakarta–Malahayati bukan sekedar membuka rute baru, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi layanan ASDP dalam memperkuat ekosistem Long Distance Ferry (LDF) yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.

“Lintasan ini diharapkan menjadi katalis penguatan distribusi logistik nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan perdagangan, pariwisata, dan ekonomi Aceh maupun kawasan barat Indonesia secara lebih luas,” ujar Yossi.

Melalui kolaborasi strategis tersebut, ASDP bersama Pemerintah Aceh akan mengembangkan layanan penyeberangan secara berkelanjutan, mulai dari pengoperasian dan pengelolaan armada kapal, penetapan tarif sesuai regulasi, pengembangan fasilitas pelabuhan pendukung, promosi pasar pengguna jasa, hingga peningkatan standar keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi penyeberangan.

2. Sinergi antara Pemerintah Aceh dan ASDP perkuat konektivitas nasional

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan bahwa layanan arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, hingga H+5 berlangsung aman, terkendali, dan berjalan lancar. (Dok/Istimewa).

Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir menyampaikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kerja sama tersebut guna membuka akses transportasi laut yang lebih terjangkau melalui layanan kapal ferry roll-on/roll-off (RoRo).

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Aceh dan ASDP menjadi langkah strategis untuk memastikan agenda pembangunan daerah berjalan selaras dengan penguatan konektivitas nasional.

“Kerja sama ini membuka berbagai peluang pengembangan baru yang dapat terus dievaluasi dan diperluas guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih komprehensif di masa mendatang,” ujarnya.

2. Skema distribusi berbasis penyeberangan jarak jauh mampu meningkatkan efisiensi biaya distribusi

Dok. Istimewa/ASDP

Pengembangan layanan Long Distance Ferry juga sejalan dengan transformasi bisnis ASDP dalam menghadirkan sistem transportasi logistik yang lebih kompetitif. Skema distribusi berbasis penyeberangan jarak jauh dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya distribusi, memangkas waktu tempuh logistik, serta mendorong efektivitas operasional secara keseluruhan.

Yossi menambahkan, langkah tersebut merupakan kontribusi nyata ASDP dalam mendukung arahan Presiden RI untuk menurunkan biaya logistik nasional hingga 8 persen melalui sistem distribusi yang semakin efisien dan berdaya saing.

Saat ini, ASDP terus menjaga konektivitas wilayah Aceh melalui tiga lintasan penyeberangan utama, yakni Ulee Lheue–Balohan, Ulee Lheue–Lamteung, dan Ulee Lheue–Serapung dengan layanan armada KMP Aceh Hebat 2, KMP BRR, dan KMP Papuyu.

3. ASDP Cabang Banda Aceh tercatat melayani 128.034 penumpang

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan bahwa layanan arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, hingga H+5 berlangsung aman, terkendali, dan berjalan lancar. (Dok/Istimewa).

Sepanjang Januari hingga April 2026, ASDP Cabang Banda Aceh tercatat melayani 128.034 penumpang dan 63.428 kendaraan melalui ketiga lintasan tersebut. Capaian ini menegaskan peran strategis transportasi penyeberangan dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik di Aceh.

“Ke depan, ASDP berkomitmen terus memperkuat konektivitas nasional melalui layanan transportasi penyeberangan yang modern, terintegrasi, serta berorientasi pada pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ungkap Yossi.

Editorial Team