ilustrasi perkebunan sawit (pexels.com/M. Noor TM)
Sementara itu, Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Iim Mucharam, menilai pengembangan SDM menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan industri sawit nasional. Menurutnya, tantangan industri sawit ke depan akan semakin kompleks sehingga regenerasi talenta harus dipersiapkan sejak dini.
"Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang. Program Beasiswa SDM Sawit menjadi langkah strategis pemerintah untuk mencetak generasi profesional yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia," ujar Iim.
Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi keluarga pekebun, pekerja perkebunan, dan masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit. Selain itu, program diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi daerah sentra perkebunan, serta menjaga daya saing industri sawit Indonesia di tingkat global.
Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit 2026 akan dibuka mulai 3 Juni 2026. Calon peserta dapat mengakses informasi mengenai persyaratan, jadwal, mekanisme seleksi, dan proses pendaftaran melalui laman resmi BPDP.