Coba perhatikan produk yang dijual di marketplace. Untuk barang yang terlihat serupa, konsumen sering menemukan dua pilihan: produk dari brand lokal dengan harga lebih tinggi dan produk dari China yang ditawarkan dengan harga jauh lebih murah. Selisih harga tersebut membuat persaingan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak memiliki kapasitas produksi sebesar perusahaan manufaktur China.
Lantas, mengapa produk dari China bisa dijual semurah itu? Alasannya ternyata bukan sekadar karena biaya tenaga kerja yang lebih rendah. Ada sejumlah faktor lain, mulai dari skala produksi, rantai pasok yang terintegrasi, hingga perkembangan platform digital yang membuat produk China dapat menjangkau konsumen dengan lebih cepat dan murah. Mari, kita bahas lebih lanjut penyebab brand lokal sulit bersaing dengan produk murah China berdasarkan penjelasan di bawah ini.
