Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Saudi Genjot Pembangunan Madinah dengan Dana Senilai 200 Miliar Riyal

Saudi Genjot Pembangunan Madinah dengan Dana Senilai 200 Miliar Riyal
ilustrasi bendera Arab Saudi (pexels.com/aboodi vesakaran)
  • Madinah menggenjot 280 proyek sejak 2025 dengan investasi 200 miliar riyal, untuk meningkatkan layanan publik dan mengejar target 30 juta pengunjung tahunan pada 2030.
  • Sektor komersial mencakup 206 proyek, sementara swasta menangani 250 proyek; pengembangan juga meliputi hunian, kesehatan, pendidikan, keagamaan, pariwisata, fasilitas umum, hiburan, dan pertanian.
  • Proyek seluas lebih dari 30 juta meter persegi diproyeksikan menciptakan 125 ribu pekerjaan serta memperkuat konstruksi, transportasi, logistik, perdagangan, pariwisata, dan perhotelan dalam Saudi Vision 2030.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kamar Dagang Madinah merilis laporan terbaru pada Senin (24/8/2026) yang mencatat sedikitnya 280 proyek pembangunan tengah digencarkan di wilayah Madinah sejak 2025. Proyek yang melibatkan sektor swasta, pemerintah, dan badan semi-pemerintah ini mencatatkan total investasi fantastis mencapai 200 miliar riyal Arab Saudi atau setara Rp946 triliun.

Langkah besar ini diambil guna meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus menyambut lonjakan jemaah haji, umrah, dan wisatawan dengan target 30 juta pengunjung per tahun pada 2030 mendatang. Upaya masif tersebut diproyeksikan membuka lebih dari 125 ribu lapangan kerja baru serta memperkuat posisi Madinah sebagai pusat ekonomi canggih di bawah naungan Saudi Vision 2030.

  1. 1. Sektor komersial mendominasi sebagian besar proyek

    ilustrasi pedagang
    ilustrasi pedagang (pexels.com/Muhammed Fatih Beki)

    Berdasarkan data resmi, sektor komersial menjadi pendorong utama dalam proyek pembangunan di wilayah Madinah. Dari total 280 proyek yang berjalan, sebanyak 206 proyek di antaranya berada di bawah naungan sektor komersial. Angka tersebut mencakup sekitar 80 persen dari keseluruhan proyek aktif yang tersebar di 12 sektor pembangunan daerah.

    Seperti dilaporkan Saudi Gazette, proyek pembangunan ini melibatkan berbagai pihak pengembang. Sektor swasta mendominasi pengerjaan dengan memegang 250 proyek, diikuti oleh 20 proyek milik pemerintah, serta 10 proyek yang dikelola badan semi-pemerintah. Dominasi sektor swasta ini mencerminkan aktivitas ekonomi dan iklim investasi yang semakin bergairah di Madinah.

    Selain sektor komersial murni, proyek ini juga mencakup bidang pendukung lainnya secara luas. Terdapat 25 proyek permukiman komersial, 11 proyek fasilitas kesehatan, 10 proyek permukiman warga, serta delapan proyek sektor pendidikan. Struktur proyek yang beragam ini dirancang untuk menopang kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

  2. 2. Penyerapan tenaga kerja dan ekspansi lahan investasi

    Kota Madinah
    Kota Madinah (Kaliper1, CC BY-SA 4.0, via WIkimedia Commons)

    Pembangunan infrastruktur besar-besaran ini memberikan dampak langsung terhadap pasar kerja lokal. Ratusan proyek tersebut diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 125 ribu tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kehadiran lapangan kerja ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja bagi warga negara setempat sekaligus meningkatkan partisipasi tenaga kerja nasional.

    Total luas area investasi untuk proyek-proyek utama ini diperkirakan melebihi 30 juta meter persegi. Skala ekspansi tata kota yang sangat luas ini menunjukkan transformasi besar dalam pemanfaatan lahan daerah. Langkah transformasi tersebut dilakukan guna mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di masa depan.

    Pengembangan ini juga mencakup pembangunan infrastruktur di beberapa bidang penting lainnya. Terdapat lima proyek di sektor keagamaan, empat proyek pariwisata, enam proyek fasilitas umum, serta tiga proyek sektor korporat. Selain itu, terdapat masing-masing satu proyek yang difokuskan pada sektor hiburan dan pertanian.

  3. 3. Pendorong Saudi Vision 2030 dan daya tarik investasi

    ilustrasi kota maju
    ilustrasi kota maju (unsplash.com/Dmitry Ant)

    Laporan tersebut menegaskan bahwa Madinah memiliki lingkungan investasi yang sangat menarik. Hal ini memungkinkan para investor dan pelaku usaha untuk memperluas bisnis mereka di berbagai sektor strategis. Sektor-sektor utama yang mengalami pertumbuhan pesat meliputi konstruksi, transportasi, layanan logistik, perdagangan, pariwisata, hingga perhotelan.

    Selain itu, bisnis katering dan restoran juga terus berkembang seiring meningkatnya angka pertumbuhan penduduk dan kunjungan wisata. Pelaksanaan berbagai proyek masif ini menjadi bukti nyata kontribusi Saudi Vision 2030 dalam mentransformasi Madinah. Wilayah ini dipersiapkan menjadi pusat ekonomi maju sekaligus destinasi utama investasi lokal dan internasional.

    Kesiapan infrastruktur di Madinah diharapkan mampu mendukung lonjakan jumlah jemaah haji dan umrah dari berbagai belahan dunia. Dengan pelayanan publik yang semakin berkualitas, pemerintah setempat optimistis target kunjungan tahunan dapat tercapai sesuai rencana. Penguatan ekonomi ini pada akhirnya memberikan dampak positif bagi stabilitas perekonomian nasional Arab Saudi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More