Potret Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Kuala Lumpur, Malaysia. (Dok. Brantas Abipraya)
Kehadiran fasilitas baru SIKL juga memperkuat peran sekolah tersebut sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan Indonesia di Malaysia. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut SIKL memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia, termasuk anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun WNI yang tinggal di negara tersebut.
Dalam berbagai kesempatan, Dubes RI untuk Malaysia, Iman Hascarya juga menekankan pentingnya keberadaan SIKL dalam memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Indonesia di Malaysia. Pada apel perdana di gedung baru tersebut, ia menyampaikan harapan agar fasilitas baru dapat memberikan semangat baru bagi siswa dan mendukung kemajuan pendidikan dasar bagi masyarakat Indonesia di Malaysia.
Dengan rampungnya pembangunan SIKL, Brantas Abipraya menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang memberikan nilai tambah sosial dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa sebuah karya konstruksi akan memiliki nilai yang lebih besar ketika manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh generasi yang akan datang. SIKL adalah salah satu karya tersebut, sebuah ruang untuk belajar, bertumbuh, dan membawa nama Indonesia di kancah global,” tutur Dian.