Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Altcoin Potensial yang Layak Dipantau pada September 2026

5 Altcoin Potensial yang Layak Dipantau pada September 2026
ilustrasi altcoin (pexels.com/Jakub Zerdzicki)
  • Ethereum menguat sekitar 28% sepanjang Agustus hingga US$2.453; pasar September menyoroti kemampuan arus dana institusional, minat ETF, dan aktivitas jaringan mempertahankan momentum.
  • Uniswap menarik perhatian lewat mekanisme biaya untuk pembelian dan pembakaran UNI, sedangkan Hyperliquid naik dari sekitar US$52 ke US$83 didukung aktivitas platform dan buyback token.
  • Zcash, Monero, dan Hyperliquid mencatat momentum kuat, tetapi reli cepat serta kondisi overbought meningkatkan risiko koreksi; perkembangan produk investasi, akses pertukaran, dan aktivitas perdagangan menjadi sorotan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pasar altcoin kembali menarik perhatian setelah sejumlah aset mencatat kenaikan harga kuat sepanjang Agustus 2026. Namun, setiap kenaikan memiliki alasan yang berbeda, mulai dari pertumbuhan penggunaan jaringan hingga perubahan tokenomics. Perbedaan tersebut membuat prospek dan risiko setiap altcoin tidak bisa disamakan.

Karena itu, investor tidak cukup hanya melihat aset yang mencatat kenaikan harga tertinggi. Perkembangan proyek dan faktor yang dapat memengaruhi harga dalam beberapa waktu ke depan juga perlu menjadi pertimbangan. Berikut lima altcoin yang menarik untuk dipantau selama September 2026.

  1. 1. Ethereum (ETH)

    ilustrasi Ethereum
    ilustrasi Ethereum (pexels.com/Moose Photos)

    Ethereum merupakan jaringan blockchain terbesar untuk aplikasi smart contract, keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi), dan berbagai aset digital. ETH sebagai aset utama jaringan ini masih menjadi altcoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Posisi tersebut membuat pergerakan ETH sering menjadi salah satu indikator penting untuk melihat minat pasar terhadap altcoin secara umum.

    Sepanjang Agustus, ETH sempat mencatat kenaikan sekitar 28 persen dalam sebulan, sebelum pergerakan harganya melambat menjelang akhir bulan. Harga ETH berada di kisaran 2.453 dolar AS pada 31 Agustus, sementara minat terhadap ETF Ethereum juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar. Bulan September menjadi menarik untuk ETH karena investor akan melihat apakah arus dana institusional dan aktivitas jaringan mampu mempertahankan momentum setelah reli kuat pada Agustus.

  2. 2. Uniswap (UNI)

    uniswap
    uniswap (uniswap.org)

    UNI adalah token yang berkaitan dengan Uniswap, salah satu platform pertukaran aset kripto terdesentralisasi terbesar. Berbeda dengan bursa yang dikelola oleh satu perusahaan, Uniswap memungkinkan pengguna menukar aset secara langsung melalui sistem smart contract. UNI juga digunakan dalam proses tata kelola, sehingga pemegang token dapat ikut berperan dalam sejumlah keputusan terkait perkembangan protokol.

    Perhatian terhadap UNI meningkat karena perubahan mekanisme biaya yang membuat sebagian pendapatan protokol digunakan untuk membeli dan membakar token. Proses pembakaran tersebut mengurangi jumlah UNI yang beredar dari waktu ke waktu, meskipun dampaknya terhadap harga tetap bergantung pada aktivitas Uniswap dan kondisi pasar. UNI berada di sekitar 5,22 dolar AS pada akhir Agustus setelah sempat menguat dan mencatat kenaikan yang lebih baik daripada pasar secara umum.

  3. 3. Zcash (ZEC)

    Zcash
    Zcash (z.cash)

    Zcash merupakan aset kripto yang dikenal karena menawarkan fitur privasi bagi penggunanya. Teknologi yang digunakan Zcash memungkinkan transaksi tertentu menyembunyikan informasi seperti jumlah dana atau identitas pihak yang terlibat. Karakteristik tersebut membuat ZEC memiliki posisi yang berbeda dibandingkan banyak aset kripto lain yang seluruh transaksi dan alamatnya dapat dilihat secara terbuka.

    ZEC menjadi salah satu altcoin dengan pergerakan paling agresif sepanjang Agustus. Harganya sempat mendekati US$850 dan mencapai level tertinggi dalam sekitar delapan tahun, sementara aktivitas perdagangan berjangka juga meningkat tajam. Perhatian pasar bertambah setelah adanya perkembangan produk investasi Zcash, tetapi kenaikan yang cepat juga membuat risiko koreksi menjadi lebih besar.

  4. 4. Hyperliquid (HYPE)

    Hyperliquid
    Hyperliquid (hyperfoundation.org)

    HYPE merupakan token dari Hyperliquid, platform perdagangan terdesentralisasi yang banyak digunakan untuk transaksi aset kripto dan kontrak berjangka. Pertumbuhan aktivitas perdagangan membuat Hyperliquid menjadi salah satu proyek yang paling banyak diperhatikan dalam sektor decentralized exchange. Berbeda dengan banyak token yang hanya mengandalkan sentimen, perkembangan penggunaan platform menjadi salah satu hal penting yang diperhatikan investor HYPE.

    Momentum HYPE sangat kuat sepanjang Agustus karena harganya naik dari kisaran 52 dolar pada awal bulan menjadi sekitar 83 dolar AS pada akhir Agustus. Kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan perhatian terhadap mekanisme pembelian kembali token dan pertumbuhan aktivitas Hyperliquid. Namun, harga yang sudah meningkat sekitar 50 persen sepanjang Agustus juga berarti investor perlu memperhatikan risiko koreksi setelah reli yang cepat.

  5. 5. Monero (XMR)

    Monero
    Monero (getmonero.org)

    Monero adalah aset kripto yang juga berfokus pada privasi, tetapi menggunakan pendekatan teknologi yang berbeda dari Zcash. Jaringan Monero dirancang untuk menyembunyikan informasi transaksi secara lebih menyeluruh, sehingga aktivitas pengguna tidak mudah dilacak melalui blockchain. Fokus tersebut membuat XMR tetap memiliki basis penggunaan tersendiri meskipun sektor aset kripto terus berubah.

    Menjelang September, XMR menarik perhatian setelah mendapat dukungan dari perkembangan teknologi yang memperluas akses pertukaran aset. Pembaruan THORChain memungkinkan pertukaran Monero secara langsung dengan sejumlah aset besar seperti Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin. Harga XMR berada di sekitar 521 dolar AS pada 31 Agustus dan sempat menguat, meskipun kondisi overbought menunjukkan risiko penurunan tetap perlu diperhatikan.

    Pergerakan harga yang kuat tidak selalu berarti sebuah aset akan terus naik pada bulan berikutnya. Investor tetap perlu mengikuti perkembangan pasar dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan. Kelima rekomendasi di atas dapat membantu kita memantau peluang tanpa harus terburu-buru membeli ketika harga sedang naik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More