- Peningkatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan koperasi desa sebagai penggerak utama ekonomi lokal.
- Digitalisasi aktivitas desa untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas akses pasar.
- Penguatan aspek keberlanjutan dalam membangun desa yang tangguh dan berdaya saing.
- Pengembangan inovasi desa agar dapat berkembang secara kreatif dan adaptif.
BRI Buka Pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026, Ini Syaratnya!

BRI membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026 untuk memperkuat kapasitas desa melalui ekonomi lokal dan teknologi digital.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial desa, memaksimalkan potensi ekonomi, dan menciptakan ekosistem desa yang mandiri.
Syarat pendaftaran termasuk memiliki rekening simpanan BRI, unit usaha aktif, produk unggulan kawasan perdesaan, dan kesediaan keikutsertaan dari kepala desa dan perwakilan desa.
Jakarta, IDN Times – Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali membuka pendaftaran untuk Program Desa BRILiaN 2026, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas desa melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi.
Melalui pendekatan ini, BRI berupaya memperkuat peran desa sebagai fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Program ini juga merupakan wujud komitmen BRI dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya agenda pembangunan yang dimulai dari desa, untuk mendorong pemerataan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan.
1. Akselerasi pembangunan desa lebih adaptif dan berkelanjutan

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI untuk mendorong akselerasi pembangunan desa yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas manajerial desa, yang pada akhirnya akan membantu desa memaksimalkan potensi ekonominya.
"Melalui Program Desa BRILiaN, kami ingin mendorong desa untuk mengoptimalkan potensi ekonomi mereka dengan memanfaatkan layanan perbankan BRI dan teknologi digital. Hal ini akan meningkatkan efisiensi serta membantu desa memperluas akses pasar," ujar Akhmad di Jakarta, Selasa (17/2/2026).
2. Fokus pada pemberdayaan desa dalam mengelola SDA
Program ini, menurut Akhmad, juga akan fokus pada pemberdayaan desa dalam mengelola sumber daya secara efektif, untuk menciptakan ekosistem desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, program ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang mencakup beberapa aspek utama, antara lain:
3. Syarat pendaftaran program desa BRILian 2026

Syarat Pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026
- Desa yang belum pernah mengikuti Program Desa BRILiaN.
- BUMDesa atau Koperasi Desa Merah Putih yang memiliki Rekening Simpanan BRI.
- BUMDesa atau Koperasi Desa Merah Putih yang memiliki unit usaha aktif dan bersedia menjadi agen BRILink.
- Desa memiliki Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).
- Mengisi dan menandatangani Form Kesediaan Keikutsertaan Program Desa BRILiaN 2026 oleh Kepala Desa dan perwakilan desa.
Sementara itu, untuk pendaftaran dapat dilakukan dengan cara mengunjungi Kantor BRI Unit terdekat untuk mendapatkan pendampingan dari mantri BRI dalam proses pendaftaran. Selain itu, desa juga dapat mendaftar secara daring melalui situs resmi Program Desa BRILiaN.
Program Desa BRILiaN 2026 diharapkan dapat melibatkan berbagai pemangku kepentingan desa, antara lain:
- Kepala Desa dan perangkat desa
- Pengurus BUMDesa dan Koperasi Desa Merah Putih
- Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau tokoh masyarakat
- Kelompok usaha (Karang Taruna, Pokdarwis, dll)


















