Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Turun Rp9 Ribu, Cek Daftar Harga Emas Antam 21 Juli 2026

Turun Rp9 Ribu, Cek Daftar Harga Emas Antam 21 Juli 2026
Produk emas batangan (logam mulia) yang dijual toko emas. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam turun Rp9 ribu menjadi Rp2.601.000 per gram, sementara harga buyback juga turun ke Rp2.332.000 per gram pada 21 Juli 2026.
  • Perencana keuangan Andy Nugroho menyebut emas fisik sebagai investasi berisiko rendah namun tetap rawan hilang atau dicuri, dengan imbal hasil sebanding tingkat risikonya.
  • Keuntungan investasi emas dihitung dari selisih harga jual dan beli; contoh simulasi menunjukkan kenaikan nilai hingga 146,25 persen dalam periode lima tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Selasa (21/7/2026) turun Rp9 ribu menjadi Rp2.601.000 per gram.

Begitu juga dengan harga buyback hari ini menurut situs logammulia.com, turun Rp9 ribu menjadi Rp2.332.000 per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

1. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.350.500.
  • Harga emas 1 gram: Rp2.601.000.
  • Harga emas 2 gram: Rp5.142.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp7.688.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp12.780.000.
  • Harga emas 10 gram: Rp25.505.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp63.637.000.
  • Harga emas 50 gram: Rp127.195.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp254.312.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp635.515.000.
  • Harga emas 500 gram: Rp1.270.820.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.541.600.000. 

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.

Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.

3. Cara menghitung keuntungan investasi emas

Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.601.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.332.000 per gram.

Ada selisih Rp269 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Sebagai simulasi, kamu membeli emas pada tahun lalu, yaitu 21 Juli 2025, dengan harga emas Antam Rp1.927.000 per gram, dan harga buyback Rp1.773.000 per gram. Jika kamu menjualnya hari ini, maka kamu mendapat keuntungan Rp405.000 atau sebesar 21,02 persen. Keuntungan diperoleh dari harga beli di tahun lalu, dikurangi harga buyback hari ini.

Keuntungan berinvestasi emas bisa lebih besar apabila dilakukan dengan jangka panjang. Misalnya, jika kamu berinvestasi emas selama 5 tahun, dimulai dari 21 Juli 2021, harga emas masih di Rp947.000 per gram, dan harga buyback Rp844.000 per gram.

Apabila dijual hari ini, maka kamu mendapat keuntungan Rp1.385.000 per gram untuk 1 gram emas. Secara persentase, investasi emas selama 5 tahun itu membuat kamu mendapat keuntungan 146,25 persen.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More