Perlombaan perusahaan teknologi global untuk mengembangkan akal imitasi (AI) kini tidak hanya terlihat dari investasi teknologi, tetapi juga dari besarnya pendanaan yang mereka siapkan. Di tengah kebutuhan modal yang semakin besar untuk membangun pusat data dan infrastruktur AI, ByteDance, perusahaan di balik TikTok, mengambil langkah besar dengan mengamankan fasilitas pinjaman bernilai puluhan miliar dolar.
Menurut sejumlah sumber yang mengetahui transaksi tersebut, ByteDance berhasil memperoleh komitmen pinjaman sekitar 29,6 miliar dolar AS. Jika terealisasi, fasilitas ini akan menjadi salah satu pinjaman berdenominasi dolar terbesar di Asia tahun ini.
