Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG 2027 di Bawah Rp200 Triliun

Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG 2027 di Bawah Rp200 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Sarasehan 1.000 ekonom. (IDN Times/Triyan).
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027 masih bisa ditekan hingga di bawah Rp200 triliun. Padahal, pemerintah saat ini mengalokasikan sekitar Rp240 triliun untuk program tersebut dalam RAPBN 2027.

Menurut Purbaya, efisiensi anggaran dan pemanfaatan teknologi dapat menekan kebutuhan anggaran MBG lebih lanjut.

“Dan tahun depan juga dianggarkan Rp240 triliun, tapi saya yakin bisa ditekan ke bawah dengan efisiensinya dan pemakaian teknologi,” kata Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

  1. 1. Target penerima MBG 72,46 juta di tahun depan

    Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Arifin Al Alamudi)
    Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

    Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memaparkan, target penerima manfaat program Makan Bergizi Nasional (BGN) ditetapkan sebesar 72,46 juta.

    Angka ini melebihi basis Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2027 sebesar Rp64,94 juta

    "Sebagai bahan pertimbangan bersama, Badan Gizi Nasional ingin menyampaikan kepada Pimpinan dan Anggota Komisi IX DPR RI bahwa target penerima manfaat sebesar 72,46 juta yang tadi baru saja kami sampaikan ini berada di atas basis RPJMN 2027 yang ditetapkan target penerima manfaatnya sebesar 64,94 juta orang," kata dia.

  2. 2. Rincian jumlah penerima manfaat MBG tahun depan

    Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG 2027 di Bawah Rp200 Triliun
    Program MBG di Kota Sukabumi (IDN Times/Fatimah)

    BGN merinci jumlah penerima manfaat tersebut terdiri dari 60.599.777 peserta didik anak sekolah (mulai jenjang PAUD, RA, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK sederajat, SLB hingga santri) dengan anggaran Rp198,96 triliun. Sedangkan, sebanyak 11.865.109 jiwa terdiri dari kelompok 3B: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan total anggaran Rp33,54 triliun.

    Adapun, total anggaran BGN dijatah sebesar Rp240,15 triliun pada APBN 2027. Sebanyak Rp232,87 triliun atau 96,95 persen dialokasikan penuh untuk program MBG. Sedangkan, Rp7,3 triliun atau sekitar 3,05 persen dari total anggaran dialokasikan untuk mendukung dukungan manajemen BGN.

  3. 3. Tata kelola MBG akan diperbaiki tahun depan

    Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG 2027 di Bawah Rp200 Triliun
    Program MBG di Kota Sukabumi (IDN Times/Fatimah)

    Pemerintah akan memperkuat pelaksanaan program MBG melalui sejumlah strategi pada 2027. Fokus kebijakan diarahkan tidak hanya pada penyaluran makanan bergizi, tetapi juga pada perbaikan tata kelola dan kualitas layanan kepada penerima manfaat.

    Target perbaikan MBG terbagi di beberapa kelompok, pertama, pemerintah akan memperbaiki tata kelola pelaksanaan program MBG secara menyeluruh. Langkah ini kemudian diikuti dengan penataan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

    Penataan SPPG tersebut mencakup kewajiban memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Sertifikasi ini ditujukan untuk memastikan kualitas makanan, pemenuhan gizi, serta standar layanan SPPG kepada penerima manfaat.

    Selain itu, pemerintah akan melakukan refocusing penerima manfaat program MBG agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran. Untuk memperkuat koordinasi, pemerintah juga akan membentuk command centre program MBG. Pusat kendali ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antarinstansi dan memastikan pelaksanaan program berjalan lebih terintegrasi.

    Terakhir, pemerintah akan menyusun survei status gizi penerima manfaat MBG. Survei tersebut diperlukan untuk mengukur dampak program terhadap kondisi gizi penerima manfaat sekaligus menjadi dasar evaluasi kebijakan ke depan

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More