Jakarta, IDN Times - Uni Eropa berencana menunda penerapan sanksi terhadap perusahaan semikonduktor asal China, Yangzhou Yangjie Electronic Technology Co. Komisi Eropa akan mengajukan usulan pencabutan sanksi sementara untuk menjaga kelancaran operasional industri otomotif di kawasan tersebut.
Rencana ini dibuat setelah para pembuat mobil di Eropa memberikan laporan terkait kondisi pasokan barang mereka. Jika larangan transaksi langsung diberlakukan, produsen khawatir ketersediaan chip yang menjadi komponen penting kendaraan akan terputus dan menghentikan jadwal perakitan pabrik.
