Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Sementara berdasarkan kurs referensi Jakarta Inernational Spot Dollar Rate atau JISDOR, rupiah berada di Rp14.164 per dolar AS, sementara pada hari sebelumnya rupiah berada di 14.178 per dollar AS.
Disampaikan oleh Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menguatnya rupiah didorong optimismisme pelaku pasar terhadap potensi stimulus fiskal di Amerika Serikat.
"Dua sentimen positif yaitu potensi stimulus fiskal AS dan pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell yang masih ingin mempertahankan pelonggaran moneter untuk membantu pemulihan ekonomi AS, membantu melemahkan nilai tukar dolar terhadap nilai tukar lainnya," ujarnya dikutip melalui kantor berita Antara.