- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Pelajar kelas X (10) berusia 16 sampai dengan 18 tahun
- Mendapat izin tertulis dari sekolah dan orangtua/wali
- Nilai akademik minimal berkategori baik
- Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan setempat
- Standar tinggi badan ideal untuk putra minimal 170 cm, sedangkan pelajar putri 165 cm
- Berat badan ideal
- Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi, pelatihan, dan karantina.
Honorarium dan Bonus Paskibraka 2026, Ini Perkiraannya

Perkiraan honorarium Paskibraka untuk tingkat nasional sekitar Rp3–10 juta dengan peluang bonus atau apresiasi tambahan dari berbagai pihak.
Di tingkat provinsi, honornya diperkirakan Rp1,5–2 juta per anggota, sedangkan kabupaten/kota sekitar Rp500 ribu–1,5 juta, bergantung kebijakan dan kemampuan keuangan daerah.
Calon Paskibraka harus memenuhi syarat usia, kesehatan, akademik, dan fisik serta menghadapi seleksi ketat, latihan intensif, dan tekanan bertugas di hadapan publik.
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi salah satu bagian penting dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Mereka bertugas mengibarkan sekaligus menurunkan bendera Merah Putih dalam momen upacara yang penuh khidmat.
Di balik tugas dan tanggung jawabnya yang besar, mungkin ada sebagian orang yang penasaran apakah para anggota Paskibraka memperoleh bayaran setelah menjalankan tugasnya. Terlebih, proses seleksinya sendiri juga cukup ketat dan panjang, baik itu dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional
Lantas, berapa sebenarnya honorarium dan bonus Paskibraka 2026? Berikut ini perkiraannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Table of Content
1. Perkiraan honorarium dan bonus Paskibraka 2026 tingkat pusat

Paskibraka tingkat pusat atau nasional menjadi tingkatan tertinggi yang banyak diincar putra-putri terbaik di Indonesia. Pada 2026 ini, ada total 76 paskibraka yang terpilih dari 38 provinsi. Mereka telah melalui seleksi ketat dan saling bersaing untuk menjadi salah satu yang terpilih.
Mengacu pelaksanaan dari tahun-tahun sebelumnya, anggota Paskibraka nasional umumnya memperoleh apresiasi dalam bentuk uang saku, honorarium hingga bonus lain. Namun, tidak diketahui ketentuan resmi tentang besaran yang diberikan untuk setiap anggotanya.
Meski begitu, sejumlah perkiraan menunjukan anggota Paskibraka nasional pada edisi-edisi sebelumnya bisa mendapat honor antara Rp3 juta hingga Rp10 juta. Jumlah tersebut belum termasuk bonus lain yang juga bisa diberikan sebagai bentuk apresiasi tambahan.
Sebagai contoh seperti tahun lalu, Pegadaian melalui program "Pegadaian Peduli Generasi Emas Paskibraka Nasional 2025" memberikan apresiasi kepada 76 anggota Paskibraka yang mewakili 38 provinsi dengan dukungan Rp481 juta berupa Tabungan Emas Pegadaian. Selain itu, ada juga BRI yang ikut memberikan apresiasi berupa dana pendidikan kepada 76 Paskibraka Nasional dan 70 Tenaga Pendukung yang telah menyelesaikan tugas di Istana Negara, Jakarta.
2. Perkiraan honorarium dan bonus Paskibraka 2026 tingkat provinsi

Besaran honor Paskibraka tingkat provinsi umumnya berbeda-beda di setiap daerah. Pasalnya, masing-masing Pemerintah Provinsi biasanya punya kebijakannya sendiri, termasuk pemberian uang saku selama pelatihan maupun bentuk apresiasi setelah tugasnya selesai.
Di beberapa daerah, perkiraan honornya mencapai antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta untuk setiap anggota. Sama halnya, mereka juga bisa mendapat tambahan bonus dan benefit lain yang diberikan.
Sebagai contoh, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, sempat memberi hadiah untuk 30 anggota Paskibraka di Maluku Utara pada 2025 lalu. Hadiahnya berupa satu buah laptop beserta uang saku sebesar Rp2 juta per anggota.
Selain itu, ada juga bonus lain seperti liburan yang pernah diberikan Pemda Kepri untuk 33 anggota Paskibraka yang sukses menjalankan tugas pada 2024. Selain honor dalam bentuk uang tunai, mereka diberi tambahan berupa liburan atau jalan-jalan ke kawasan wisata Bintan Resort, Lagoi, Kabupaten Bintan.
3. Perkiraan honorarium dan bonus Paskibraka 2026 tingkat kabupaten/kota

Sama halnya, pemberian honorarium paskibraka tingkat kabupaten atau kota juga bergantung pada kebijakan masing-masing daerah. Biasanya, besaran honornya disesuaikan juga dengan kemampuan keuangan dari daerah tersebut.
Beberapa sumber menyebut perkiraan angkanya berkisar antara Rp500 ribu sampai Rp1, 5 juta. Di luar itu, ada potensi bonus yang bisa didapat di luar honor utama tersebut.
Sebagai contoh, ada bonus berupa biaya pendidikan senilai Rp1 juta yang diberikan Pemerintah Kabupaten Jombang kepada anggota Paskibraka Jombang periode 2021 dan 2022. Waktu itu, penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab di Pendopo Kabupaten Jombang pada Selasa (08/11/2022).
4. Apa saja syarat menjadi Paskibraka?

Buat kamu yang berminat menjadi anggota Paskibraka, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi sebelum mengikuti seleksi. Secara umum meliputi beberapa hal ini:
Setelah mendaftar, nantinya kamu masih harus menunggu pengumuman seleksi administrasi. Jika lolos, kamu bisa lanjut ke tahap berikutnya yang telah ditentukan.
5. Tantangan menjadi Paskibraka

Sebelum benar-benar mendaftar, kamu perlu tahu bahwa menjadi paskibraka tidaklah mudah. Ada beberapa tantangan yang nantinya harus dihadapi seperti berikut ini.
- Seleksi yang ketat
Pertama, kamu tentu harus melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes kesehatan, dan lainnya. Terlebih jika kamu memilih paskibraka tingkat nasional, jumlah sainganmu akan semakin banyak.
- Menjalani latihan yang intensif
Selama masa pelatihan, anggota Paskibraka bakal mengikuti latihan yang tak cuma menguras fisik dan tenaga, namun juga mental serta pikiran. Kamu harus siap menghadapinya sampai selesai.
- Menjaga kondisi fisik dan mental
Jadwal latihan yang padat serta tekanan dalam pikiran mungkin akan meningkat jelang pelaksanaan upacara. Sebagai anggota, kamu harus mampu menjaga kondisi tetap prima agar semuanya berjalan lancar hingga hari pelaksanaan.
- Bertugas di hadapan pejabat dan masyarakat
Sejumlah alumni paskibraka menyebut tantangan berat selama bertugas bukanlah urusan fisik, namun bagaimana cara untuk menghadapi rasa cemas saat pelaksanaan. Hal ini berlaku untuk semua tingkat, namun bisa lebih besar bagi yang bertugas di pusat.
Saat upacara berlangsung, anggota Paskibraka jelas menjadi pusat perhatian. Oleh karenanya, mereka dituntut tetap tenang, fokus, dan tidak melakukan kesalahan selama prosesi pengibaran maupun penurunan bendera.
Itulah tadi ulasan lengkap mengenai perkiraan honorarium dan bonus Paskibraka 2026. Bagaimana menurutmu?



















