Danantara Terbitkan Obligasi Jangka Menengah Rp7 Triliun

- Danantara Investment Management menerbitkan Medium Term Notes senilai Rp7 triliun dalam dua seri, masing-masing Rp3,5 triliun, dengan tenor 5 dan 7 tahun serta bunga tetap tahunan.
- Penerbitan MTN dilakukan karena tingginya minat investor terhadap Patriot Bonds sebelumnya, menunjukkan strategi Danantara untuk terus memenuhi permintaan pasar surat utang jangka panjang.
- Sebelumnya pada Oktober 2025, Danantara juga menerbitkan Patriot Bonds senilai Rp50 triliun dalam dua seri dengan tenor 5 dan 7 tahun serta bunga tetap 2 persen per tahun.
Jakarta, IDN Times - Holding Investasi Danantara atau Danantara Investment Management (DIM) menerbitkan surat utang jangka menengah atau Medium Term Notes (MTN) senilai Rp7 triliun.
Dalam informasi yang dirilis PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), MTN itu diterbitkan dalam dua seri, yaitu Seri A dan Seri B, yang masing-masing senilai Rp3,5 triliun.
1. Tenor 5 tahun

Surat utang tersebut didistribusikan secara elektronik per hari ini, Selasa (17/3/2026). MTN Seri A dengan kode Efek DNTR02A1JP dengan nilai Rp3,5 triliun memiliki tanggal jatuh tempo pada 18 Maret 2031 atau bertenor 5 tahun. Jenis bunga yang ditetapkan adalah fixed, dengan frekuensi pembayaran tahunan pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 17 Maret 2027.
Lalu, MTN Seri B dengan kode efek DNTR02B1JP senilai Rp3,5 triliun memiliki tenor yang lebih panjang, yaitu 7 tahun, yang jatuh tempo pada 17 Maret 2033.
2. Penerbitan obligasi jangka menengah melihat larisnya Patriot Bonds

Managing Director Finance Danantara Investment Management, Djamal Attamimi mengatakan, penerbitan obligasi jangka pendek dilakukan melihat tingginya minat investor terhadap Patriot Bonds yang diterbitkan pada tahun lalu.
“Danantara Indonesia akan terus mengakomodasi minat calon investor, termasuk melalui penerbitan Surat Utang Jangka Panjang yang bersifat privat dan sukarela,” tutur Djamal dalam keterangan resmi.
3. Danantara terbitkan Patriot Bonds Rp50 triliun

Sebagai informasi, pada Oktober 2025 DIM menerbitkan Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) Tahun 2025 Tahap I dengan nilai Rp50 triliun. Surat utang itu dinamakan Patriot Bonds.
Penerbitan Patriot Bonds dilakukan tanpa melalui penawaran umum serta terdiri atas dua seri, yakni Seri A dan Seri B.
Seri A tercatat memiliki nilai Rp25 triliun dengan tenor 5 tahun 1 hari kalender dan bunga tetap 2 persen per tahun. Adapun Seri B berjangka waktu 7 tahun dengan nilai dan tingkat bunga yang sama.
Distribusi surat utang dilakukan secara elektronik pada 21 Oktober 2025, dengan pembayaran bunga pertama pada 21 Oktober 2026.
















