Dolar AS Lesu Bikin Rupiah Menguat Pagi Ini

- Dolar AS melemah bikin rupiah berpeluang lanjut menguat
- Indeks dolar tertekan oleh sentimen “sell America”
- Rupiah diproyeksi bisa sentuh Rp16.650 per dolar AS
Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat mengawali perdagangan Rabu (28/1/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.717 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB, rupiah berada di level Rp16.730 per dolar AS, menguat 38 poin atau 0,23 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.768 per dolar AS.
1. Dolar AS melemah bikin rupiah berpeluang lanjut menguat
Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai pergerakan rupiah masih ditopang oleh pelemahan dolar AS yang terjadi cukup tajam. Menurutnya, kondisi tersebut membuka ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan.
"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang kembali melemah cukup tajam," ujarnya.
2. Indeks dolar tertekan oleh sentimen “sell America”
Tekanan terhadap dolar AS tercermin dari pergerakan indeks dolar AS yang dilaporkan menyentuh level terendah dalam hampir empat tahun terakhir.
Pelemahan itu terjadi di tengah fenomena sell America trade, yakni kondisi ketika investor global mengurangi eksposur terhadap aset-aset AS, termasuk mata uang dolar, dan mengalihkan dana ke aset atau mata uang lain.
"Indeks dolar AS mencapai level terendah dalam hampir 4 tahun di tengah "sell America" trade yang berkelanjutan," kata Lukman.
3. Rupiah diproyeksi bisa sentuh Rp16.650 per dolar AS
Dengan mempertimbangkan sentimen yang ada, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp16.650 hingga Rp16.800 per dolar AS.
Secara year-to-date (ytd) atau sejak awal tahun, rupiah tercatat melemah 0,23 persen. Sementara itu, dalam 52 minggu terakhir, pergerakan rupiah berada di kisaran Rp16.079 hingga Rp17.224 per dolar AS.


















