Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dolar AS Terkoreksi, Rupiah Berhasil Bangkit Tipis Pagi Ini
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Rupiah menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp17.715 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi.
  • Lukman Leong memperkirakan rupiah dibuka datar dengan peluang penguatan terbatas saat dolar AS terkoreksi.
  • Investor memilih wait and see menjelang rilis data inflasi dan perdagangan Indonesia, dengan proyeksi rupiah Rp17.650-Rp17.800 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (1/9/2026)

Rupiah tercatat menguat tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa.

pukul 09.05 WIB

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 7 poin atau 0,04 persen ke Rp17.715 per dolar AS.

siang hari ini

Pelaku pasar menantikan rilis data inflasi dan kinerja perdagangan Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rupiah menguat tipis 7 poin atau 0,04 persen ke Rp17.715 per dolar AS.
  • Who?
    Rupiah, dolar AS, Lukman Leong, dan investor pasar.
  • Where?
    Perdagangan rupiah terhadap dolar AS tercatat di Jakarta.
  • When?
    Selasa (1/9/2026), hingga pukul 09.05 WIB.
  • Why?
    Dolar AS sedang terkoreksi, sementara investor menunggu data inflasi dan perdagangan Indonesia.
  • How?
    Rupiah bergerak ke Rp17.715 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Uang rupiah di Indonesia pagi ini naik sedikit saat ditukar dengan dolar AS. Rupiah berada di Rp17.715 untuk satu dolar AS. Lukman Leong bilang rupiah mungkin bergerak datar, tetapi bisa naik terbatas. Banyak investor masih menunggu data inflasi dan perdagangan Indonesia siang ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB, mata uang Garuda terpantau menguat tipis sebesar 7 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp17.715 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Rupiah diprediksi bergerak datar dengan potensi penguatan terbatas

Pengamat pasar uang Lukman Leong menyatakan nilai tukar rupiah diperkirakan akan dibuka bergerak datar. Meski demikian, dia menilai mata uang Garuda masih memiliki potensi untuk menguat secara terbatas terhadap dolar AS yang sedang mengalami koreksi alias melemah dari posisi sebelumnya.

"Rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi," kata Lukman.

2. Pelaku pasar beralih mengambil sikap wait and see

Lukman menjelaskan pergerakan rupiah yang cenderung terbatas disebabkan oleh sikap para investor yang memilih untuk wait and see alias menahan diri atau mengamati perkembangan pasar terlebih dahulu.

Menurut dia, para pelaku pasar sedang bersikap hati-hati sambil menantikan rilis data-data inflasi dan kinerja perdagangan Indonesia yang dijadwalkan keluar pada siang hari ini.

"Investor cenderung wait and see menantikan data-data inflasi dan perdagangan Indonesia siang ini," tuturnya.

3. Proyeksi pergerakan kurs rupiah hari ini

Mengenai perkiraan nilai tukar sepanjang sesi perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah akan berada pada rentang harian di kisaran Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article