Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. (IDN Times/Triyan)

Intinya sih...

  • Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025 menunjukkan ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika perekonomian global.

  • Perekonomian Indonesia pada kuartal IV 2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan, menunjukkan tren pemulihan dan penguatan yang konsisten pasca pandemik COVID-19.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen secara tahunan (year on year/yoy). Capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan, berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB), ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp23.821,1 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB) dan Rp13.580,5 triliun atas dasar harga konstan (ADHK).

“Secara kumulatif, perekonomian Indonesia selama tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, perekonomian Indonesia pada kuartal IV 2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan (yoy). Pada periode tersebut, PDB Indonesia tercatat sebesar Rp6.147,2 triliun (ADHB) dan Rp3.474,5 triliun (ADHK).

Amalia mengatakan, perkembangan ekonomi Indonesia sejak kuartal I 2021 hingga kuartal IV 2025 menunjukkan tren pemulihan dan penguatan yang konsisten pascapandemik COVID-19.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen merupakan pertumbuhan tahunan triwulan IV yang tertinggi sejak pandemik COVID-19,” kata dia.

Dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh sektor mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal IV 2025 secara tahunan. Satu-satunya lapangan usaha yang mengalami kontraksi adalah sektor pertambangan.

Adapun lima lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB nasional meliputi industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan. Kelima sektor tersebut secara total menyumbang 63,09 persen terhadap PDB Indonesia.

“Kontribusi besar dari sektor-sektor utama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir 2025,” ucap Amalia.

Editorial Team