Jakarta, IDN Times - PT Garuda Indonesia Tbk memastikan penerapan skema bagasi Piece Concept yang mulai berlaku pada 1 September 2026 berjalan dengan baik. Maskapai pelat merah tersebut juga terus memperkuat edukasi dan pendampingan kepada penumpang selama masa transisi.
Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills mengatakan perubahan skema bagasi membutuhkan proses adaptasi, baik bagi penumpang maupun petugas di lapangan. Untuk mendukung proses tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan petugas layanan pelanggan di berbagai titik perjalanan. Area penataan ulang atau repacking juga tersedia di sejumlah bandara untuk membantu penumpang menyesuaikan barang bawaan sebelum proses check-in.
“Kami memahami bahwa penerapan skema baru membutuhkan proses adaptasi. Karena itu, prioritas kami adalah memastikan transisi ini berlangsung sejelas dan semudah mungkin, sekaligus memastikan tim kami siap membantu pelanggan di sepanjang perjalanan,” ujar Neil.
