Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Emas Antam. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
  • Harga emas Antam naik Rp10 ribu menjadi Rp2.541.000 per gram, sementara harga buyback meningkat Rp25 ribu menjadi Rp2.311.000 per gram.

  • Rincian harga emas Antam tersedia untuk pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram dengan nilai yang berbeda-beda.

  • Emas fisik memiliki risiko relatif rendah, tetapi tetap dapat hilang atau dicuri; keuntungan dihitung dari selisih harga beli dan buyback.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (3/11/2026)

Harga emas Antam naik menjadi Rp2.541.000 per gram. Harga buyback naik menjadi Rp2.311.000 per gram.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga emas Antam naik Rp10 ribu menjadi Rp2.541.000 per gram. Harga buyback naik Rp25 ribu menjadi Rp2.311.000 per gram.
  • Who?
    PT Aneka Tambang Tbk atau Antam dan Andy Nugroho dari Advisors Alliance Group Indonesia.
  • Where?
    Harga emas Antam dan buyback berlaku pada perdagangan emas fisik; lokasi transaksi tidak disebutkan.
  • When?
    Selasa (3/11/2026).
  • Why?
    Perubahan harga emas dan buyback terjadi pada hari tersebut; alasan perubahan belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Keuntungan investasi emas dihitung dari selisih harga beli dan harga jual kembali, dengan memperhitungkan biaya lain jika ada.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Harga emas Antam hari ini naik. Harga membeli satu gram menjadi Rp2.541.000 dan harga menjual kembali menjadi Rp2.311.000. Ada banyak ukuran emas, dari 0,5 gram sampai 1.000 gram. Andy Nugroho bilang emas bisa menjadi investasi berisiko rendah, tetapi bisa hilang atau dicuri. Keuntungan dilihat dari selisih harga beli dan jual.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kenaikan harga emas Antam dan buyback memberi gambaran terbaru bagi pemilik maupun calon investor emas. Rincian harga tersedia untuk berbagai pecahan, sehingga nilai emas dapat dilihat berdasarkan beratnya. Penjelasan tentang selisih harga beli dan buyback juga membantu memahami bahwa keuntungan investasi emas berkaitan dengan waktu penjualan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Selasa (3/11/2026), naik Rp10 ribu menjadi Rp2.541.000 per gram dari sebelumnya Rp2.531.000 per gram.

Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas fisik hari ini naik Rp25 ribu menjadi Rp2.311.000 per gram dari sebelumnya Rp2.286.000 per gram. Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan untuk membeli kembali emas dari konsumen yang menjual emasnya.

1. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikut rincian harga emas batangan berdasarkan beratnya:

  • Emas Antam 0,5 gram: Rp1.320.500

  • Emas Antam 1 gram: Rp2.541.000

  • Emas Antam 2 gram: Rp5.022.000

  • Emas Antam 3 gram: Rp7.508.000

  • Emas Antam 5 gram: Rp12.480.000

  • Emas Antam 10 gram: Rp24.905.000

  • Emas Antam 25 gram: Rp62.137.000

  • Emas Antam 50 gram: Rp124.195.000

  • Emas Antam 100 gram: Rp248.312.000

  • Emas Antam 250 gram: Rp620.515.000

  • Emas Antam 500 gram: Rp1.240.820.000

  • Emas Antam 1.000 gram: Rp2.481.600.000

2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.

Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa instrumen investasi berisiko rendah umumnya juga memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, instrumen investasi dengan potensi imbal hasil lebih besar memiliki risiko kerugian yang lebih tinggi. Prinsip ini dikenal dengan istilah high risk, high return.

"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.

3. Cara menghitung keuntungan investasi emas

Cara menghitung keuntungan investasi emas adalah dengan mencari selisih harga beli dan harga jual kembali. Misalnya, seseorang membeli emas Antam seharga Rp2.729.000 per gram, sedangkan harga buyback-nya Rp2.500.000 per gram.

Terdapat selisih Rp229 ribu antara harga beli dan harga jual kembali. Artinya, pemilik emas perlu menunggu hingga harga buyback melampaui harga belinya agar bisa memperoleh keuntungan, dengan tetap memperhitungkan biaya lain jika ada.

Apabila emas dibeli seharga Rp2.729.000 per gram pada pagi hari, lalu dijual kembali pada sore hari dengan harga buyback Rp2.500.000 per gram, pemiliknya mengalami kerugian Rp229 ribu per gram.

Berbeda halnya jika emas disimpan dalam jangka panjang dan dijual ketika harga buyback sudah lebih tinggi daripada harga beli. Oleh sebab itu, emas kerap dipilih sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article