- Emas Antam 0,5 gram: Rp1.325.000
- Emas Antam 1 gram: Rp2.550.000
- Emas Antam 2 gram: Rp5.040.000
- Emas Antam 3 gram: Rp7.535.000
- Emas Antam 5 gram: Rp12.525.000
- Emas Antam 10 gram: Rp24.995.000
- Emas Antam 25 gram: Rp62.362.000
- Emas Antam 50 gram: Rp124.645.000
- Emas Antam 100 gram: Rp249.212.000
- Emas Antam 250 gram: Rp622.765.000
- Emas Antam 500 gram: Rp1.245.320.000
- Emas Antam 1.000 gram: Rp2.490.600.000
Harga Emas Antam Naik Rp10 Ribu Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya

Harga emas Antam naik Rp10 ribu menjadi Rp2.550.000 per gram pada Selasa (27/10/2026).
Harga buyback juga naik menjadi Rp2.345.000 per gram, sementara emas fisik tetap memiliki risiko kehilangan atau pencurian.
Keuntungan investasi emas dihitung dari selisih harga beli dan harga jual kembali, dengan mempertimbangkan biaya lain.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Selasa (27/10/2026), naik Rp10 ribu menjadi Rp2.550.000 per gram dari sebelumnya Rp2.540.000 per gram.
Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas fisik juga naik Rp10 ribu menjadi Rp2.345.000 per gram dari sebelumnya Rp2.335.000 per gram. Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan untuk membeli kembali emas dari konsumen yang menjual emasnya.
1. Harga emas Antam dalam pecahan lain
Berikut rincian harga emas batangan berdasarkan beratnya:
2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.
Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa instrumen investasi berisiko rendah umumnya juga memberikan imbal hasil yang lebih kecil.
Sebaliknya, instrumen investasi dengan potensi imbal hasil lebih besar memiliki risiko kerugian yang lebih tinggi. Prinsip ini dikenal dengan istilah high risk, high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
3. Cara menghitung keuntungan investasi emas
Cara menghitung keuntungan investasi emas adalah dengan mencari selisih harga beli dan harga jual kembali. Misalnya, seseorang membeli emas Antam seharga Rp2.729.000 per gram, sedangkan harga buyback-nya Rp2.500.000 per gram.
Terdapat selisih Rp229 ribu antara harga beli dan harga jual kembali. Artinya, pemilik emas perlu menunggu hingga harga buyback melampaui harga belinya agar bisa memperoleh keuntungan, dengan tetap memperhitungkan biaya lain jika ada.
Apabila emas dibeli seharga Rp2.729.000 per gram pada pagi hari, lalu dijual kembali pada sore hari dengan harga buyback Rp2.500.000 per gram, pemiliknya mengalami kerugian Rp229 ribu per gram.
Berbeda halnya jika emas disimpan dalam jangka panjang dan dijual ketika harga buyback sudah lebih tinggi daripada harga beli. Oleh sebab itu, emas kerap dipilih sebagai instrumen investasi jangka panjang.




















