Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Antam Naik Rp167 Ribu, Dibanderol Rp3,027 Juta per Gram

Ilustrasi emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Ilustrasi emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Jakarta, IDN Times – Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin (2/2/2026) naik Rp167 ribu, sehingga dipatok Rp3.027.000 per gram. Sebelumnya, harga emas sempat mencapai level tertinggi kemarin, yaitu Rp3.168.000 per gram.

Berdasarkan data dari situs logammulia.com, harga buyback emas justru mengalami penurunan sebesar Rp21 ribu, menjadi Rp2.633.000 per gram. Harga buyback emas ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besaran pajaknya adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memiliki NPWP.

1. Daftar rincian harga emas hari ini

Berikut rincian harga emas Antam pagi ini.

* Harga emas 0,5 gram: Rp1,563,5 juta

* Harga emas 1 gram: Rp3,027 juta

* Harga emas 2 gram: Rp5,994 juta

* Harga emas 3 gram: Rp8,966 juta

* Harga emas 5 gram: Rp14,910 juta

* Harga emas 10 gram: Rp29,765 juta

* Harga emas 25 gram: Rp74,287 juta

* Harga emas 50 gram: Rp148,495 juta

* Harga emas 100 gram: Rp296,912 juta

* Harga emas 250 gram: Rp742,01 jura

* Harga emas 500 gram: Rp1,483 miliar

* Harga emas 1.000 gram: Rp2,967 miliar

2. Emas jadi investasi yang cenderung naik untuk jangka panjang

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Emas jadi pilihan investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif.

Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More

Sejak 2015, BRILink Agen Ohim Dorong Akses Keuangan Warga Kemayoran

02 Feb 2026, 10:05 WIBBusiness