Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Antam Turun Lagi Hari Ini, Makin Murah Rp8 Ribu per Gram
ilustrasi emas Antam (logammulia.com)
  • Harga emas Antam turun Rp8 ribu menjadi Rp2,633 juta per gram, melanjutkan tren penurunan sejak hari sebelumnya.

  • Emas dinilai penting untuk diversifikasi portofolio karena nilainya cenderung berlawanan arah dengan saham atau properti.

  • Investasi emas cocok bagi investor konservatif karena risikonya rendah, namun kurang ideal untuk tujuan jangka pendek.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada Kamis (9/7/2026) melanjutkan tren penurunan.

Berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas hari ini turun Rp8 ribu menjadi Rp2,633 juta per gram. Harga emas Antam pada Rabu kemarin telah turun Rp14 ribu menjadi Rp2,641 juta per gram.

Sementara harga buyback emas Antam turun Rp10 ribu menjadi Rp2,383 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

1. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.366.000.

  • Harga emas 1 gram: Rp2.633.000.

  • Harga emas 2 gram: Rp5.206.000.

  • Harga emas 3 gram: Rp7.784.000.

  • Harga emas 5 gram: Rp12.940.000.

  • Harga emas 10 gram: Rp25.825.000.

  • Harga emas 25 gram: Rp64.437.000.

  • Harga emas 50 gram: Rp128.795.000.

  • Harga emas 100 gram: Rp257.512.000.

  • Harga emas 250 gram: Rp643.515.000.

  • Harga emas 500 gram: Rp1.286.820.000.

  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.573.600.000.

  • Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak

Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas bisa untuk diversifikasi portofolio investasi

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article