Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apakah HPP dan COGS Itu Sama? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah HPP dan COGS Itu Sama? Ini Penjelasan Lengkapnya
ilustrasi hitungan bisnis (pexels.com/Leeloo The First)
Intinya Sih
  • HPP dan COGS memiliki arti sama, yaitu total biaya langsung untuk memproduksi atau memperoleh barang yang dijual, hanya berbeda istilah bahasa Indonesia dan Inggris.
  • Komponen utama HPP mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, operasional produksi, distribusi tertentu, serta stok awal dan akhir agar perhitungan laba akurat.
  • Istilah COGS makin populer karena penggunaan software akuntansi internasional, namun pemahaman HPP tetap penting untuk menentukan harga jual dan menjaga efisiensi bisnis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Saat belajar soal akuntansi atau bisnis, kamu mungkin pernah menemukan istilah HPP dan COGS. Banyak orang mengira keduanya berbeda karena menggunakan bahasa yang berbeda. HPP adalah singkatan dari Harga Pokok Penjualan, sedangkan COGS merupakan singkatan dari Cost of Goods Sold. Keduanya merujuk pada total biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi atau memperoleh barang yang dijual kepada konsumen.

Istilah HPP lebih sering digunakan di Indonesia, sementara COGS umum dipakai dalam laporan keuangan berbahasa Inggris atau perusahaan internasional. Memahami HPP atau Cost of Goods Sold penting banget, terutama kalau kamu punya usaha sendiri atau sedang belajar mengatur keuangan bisnis. Dengan memahami konsep ini, kamu bisa lebih mudah menghitung keuntungan dan menentukan harga jual produk dengan tepat.

Table of Content

1. HPP dan COGS punya fungsi yang sama

1. HPP dan COGS punya fungsi yang sama

Ilustrasi laporan keuangan
Ilustrasi laporan keuangan (pexels.com/RDNE Stock project)

Dalam dunia akuntansi, HPP dan COGS digunakan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang yang terjual. Angka ini nantinya akan dipakai untuk menghitung laba kotor perusahaan.

Rumus sederhananya seperti ini:

  • Penjualan - HPP = laba kotor

Kalau nilai HPP terlalu tinggi, keuntungan bisnis otomatis bisa berkurang. Karena itu, banyak pemilik usaha selalu memperhatikan perhitungan HPP agar bisnis tetap sehat dan menghasilkan keuntungan maksimal. Selain itu, HPP juga membantu bisnis menentukan strategi harga jual. Dengan mengetahui total biaya produksi, kamu bisa menetapkan harga yang tetap kompetitif tanpa membuat bisnis rugi.

2. Komponen yang masuk dalam perhitungan HPP

ilustrasi hitungan bisnis
ilustrasi hitungan bisnis (pexels.com/Leeloo The First)

Meski terlihat sederhana, ternyata ada beberapa komponen penting dalam menghitung HPP atau COGS. Komponen ini harus dihitung dengan tepat supaya hasil akhirnya akurat.

Berikut beberapa komponen utama HPP:

  • Biaya bahan baku
  • Biaya tenaga kerja langsung
  • Biaya operasional produksi
  • Ongkos distribusi tertentu
  • Stok barang awal dan akhir

Sebagai contoh, kalau kamu punya usaha makanan, maka bahan seperti tepung, minyak, telur, dan biaya memasak masuk ke dalam perhitungan HPP. Namun, biaya promosi atau iklan biasanya tidak dimasukkan karena termasuk biaya operasional bisnis, bukan biaya produksi langsung. Perhitungan yang tepat bikin kamu lebih mudah mengetahui kondisi bisnis secara real-time. Jadi, kamu gak cuma fokus pada penjualan, tetapi juga memahami pengeluaran usaha secara detail.

3. Kenapa istilah COGS lebih populer di bisnis modern?

Ilustrasi jualan online
Ilustrasi jualan online (pexels.com/MART PRODUCTION)

Saat ini, istilah COGS semakin sering digunakan karena banyak bisnis memakai sistem akuntansi digital atau software internasional. Bahkan, laporan keuangan perusahaan besar biasanya menggunakan istilah bahasa Inggris agar lebih universal. Meski begitu, penggunaan istilah HPP tetap sangat umum di Indonesia. Jadi, kamu gak perlu bingung kalau menemukan dua istilah ini dalam buku, aplikasi akuntansi, atau laporan bisnis.

Penggunaan istilah COGS juga sering muncul dalam pembahasan bisnis online, saham, hingga startup. Apalagi banyak konten edukasi bisnis di internet yang menggunakan referensi internasional. Karena itu, memahami bahwa HPP dan COGS adalah hal yang sama bisa membantu kamu lebih cepat memahami laporan keuangan modern.

4. Pentingnya memahami HPP untuk bisnis

Ilustrasi laporan keuangan
Ilustrasi laporan keuangan (pexels.com/RDNE Stock project)

Banyak pelaku usaha hanya fokus meningkatkan penjualan tanpa memperhatikan HPP. Padahal, keuntungan bisnis gak cuma ditentukan oleh jumlah barang yang laku, tetapi juga seberapa efisien biaya produksinya. Kalau HPP terlalu tinggi, margin keuntungan bisa menurun. Sebaliknya, kalau HPP berhasil ditekan tanpa menurunkan kualitas produk, keuntungan bisnis bisa meningkat lebih besar.

Memahami HPP juga membantu kamu dalam beberapa hal berikut:

  • Menentukan harga jual produk
  • Menghitung laba bisnis
  • Mengontrol pengeluaran produksi
  • Mengevaluasi efisiensi usaha
  • Membuat strategi bisnis jangka panjang

Kesimpulannya, HPP dan COGS adalah istilah yang sama, hanya berbeda bahasa saja. HPP merupakan istilah yang umum dipakai di Indonesia, sementara COGS adalah sebutan dalam bahasa Inggris yang berarti Cost of Goods Sold. Keduanya sama-sama merujuk pada biaya langsung yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang yang dijual.

Dengan memahami konsep HPP, kamu bisa lebih mudah menentukan harga jual, menghitung keuntungan, hingga menjaga kondisi bisnis tetap stabil. Jadi, kalau nanti menemukan istilah HPP atau COGS, kamu gak perlu bingung lagi karena keduanya punya arti yang sama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More