Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Diterapkan Mulai Juli 2026, Apa Itu Kebijakan Biodiesel B50?

Diterapkan Mulai Juli 2026, Apa Itu Kebijakan Biodiesel B50?
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Pemerintah Indonesia akan menerapkan kebijakan biodiesel B50, campuran 50 persen FAME dari minyak sawit dan 50 persen solar, sebagai kelanjutan program mandatori energi terbarukan.
  • Kebijakan ini bertujuan menghemat devisa negara, memperkuat ketahanan energi nasional, serta menurunkan emisi gas rumah kaca untuk mendukung target Net Zero Emission.
  • Penerapan B50 dijadwalkan mulai 1 Juli 2026 dengan kesiapan Pertamina melakukan pencampuran bahan bakar, berpotensi mengurangi konsumsi BBM fosil hingga 4 juta kiloliter.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah tengah bersiap menjalankan kebijakan baru energi dengan meningkatkan persentase campuran minyak sawit dalam bahan bakar solar.

Setelah sukses mengimplementasikan B40, kini fokus beralih pada pengembangan B50. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi untuk menekan ketergantungan pada impor BBM. Lantas, apa itu B50?

1. Pengertian B50

Diterapkan Mulai Juli 2026, Apa Itu Kebijakan Biodiesel B50?
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

B50 adalah bahan bakar nabati yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) yang berasal dari minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dan 50 persen bahan bakar minyak jenis solar.

Implementasi tersebut merupakan kelanjutan dari program mandatori biodiesel yang dimulai dari B20, B30, hingga B40 yang berlaku saat ini. Pemerintah sedang melakukan uji coba dan kajian teknis B50.

2. Devisa negara dan ketahanan energi

Diterapkan Mulai Juli 2026, Apa Itu Kebijakan Biodiesel B50?
Ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Mengapa Indonesia begitu gencar mendorong B50?

  • Penghematan devisa: Dengan mengurangi impor solar murni, pemerintah dapat menghemat devisa negara.
  • Ketahanan energi: Mengoptimalkan sumber daya alam domestik (kelapa sawit) sebagai bahan bakar agar tidak bergantung pada fluktuasi harga minyak mentah dunia.
  • Dampak lingkungan: Biodiesel memiliki emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil murni, sehingga membantu pencapaian target Net Zero Emission.

3. Kebijakan B50 berlaku mulai 1 Juli 2026

Diterapkan Mulai Juli 2026, Apa Itu Kebijakan Biodiesel B50?
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Pemerintah bersiap mengimplementasiakan kebijakan B50 mulai pertengahan tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penerapan kebijakan itu sebagai bagian dari upaya kemandirian energi dan efisiensi energi.

"Pemerintah menerapkan kebijakan B50. Ini mulai berlaku 1 Juli 2026," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).

PT Pertamina (Persero) telah siap mengimplementasikan blending atau pencampurannya. Dengan diterapkan kebijakan B50 maka negara berpotensi mengurangi penggunaan BBM berbasis fosil sebanyak 4 juta kiloliter (KL).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More