Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback juga turun dengan nominal yang sama sehingga dibanderol Rp2,422 juta per gram.
Harga Emas Antam Turun Rp16 Ribu, Dibanderol Rp2,597 Juta per Gram

- Harga emas Antam pada Senin, 28 September 2026 turun Rp16 ribu menjadi Rp2,597 juta per gram, sementara harga buyback turun menjadi Rp2,422 juta per gram.
- Harga emas Antam tersedia dari pecahan 0,5 gram seharga Rp1,3485 juta hingga 1.000 gram senilai Rp2,53 miliar.
- Penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenai PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada Senin (28/9/2026) turun Rp16 ribu per gram, sehingga dibanderol Rp2,597 juta per gram.
Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
1. Rincian harga emas Antam hari ini
Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga emas 0,5 gram: Rp1,348,5 juta
Harga emas 1 gram: Rp2,597 juta
Harga emas 2 gram: Rp5,13 juta
Harga emas 3 gram: Rp7,6 juta
Harga emas 5 gram: Rp12,76 juta
Harga emas 10 gram: Rp25,46 juta
Harga emas 25 gram: Rp63,537 juta
Harga emas 50 gram: Rp126,995 juta
Harga emas 100 gram: Rp253,91 juta
Harga emas 250 gram: Rp634,515 juta
Harga emas 500 gram: Rp1,26 miliar
Harga emas 1.000 gram: Rp2,53 miliar.
2. Emas jadi investasi yang cenderung naik untuk jangka panjang
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi.
Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Emas jadi pilihan investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif.
Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli.
Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















