Jakarta, IDN Times - Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah menghadapi kenaikan harga minyak dunia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong peningkatan produksi minyak dari dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak mentah impor.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan harga minyak dunia saat ini bergerak fluktuatif. Harga minyak sempat berada di level 107 dolar AS per barel dan bahkan mencapai 109 dolar AS per barel.
"Jadi ya kita melihat karena sebagian besar ini energi-energi kita yang untuk crude kita masih impor dari luar, tentu ya kita harus melihat ini sumber dalam negeri bagaimana kita meningkatkan," kata Yuliot saat ditemui di Taman Makan Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
