ilustrasi bahan baku manufaktur (unsplash.com/Morteza Mohammadi)
Berdasarkan data resmi dari Departemen Statistik Singapura, indeks harga produk manufaktur Singapura atau Singapore Manufactured Products Price Index (SMPPI) melesat 47,5 persen secara tahunan pada September 2026. Angka tersebut mencatatkan percepatan dibandingkan dengan kenaikan 40,1 persen pada Agustus 2026. Capaian ini menandai penguatan tahunan selama sembilan bulan berturut-turut sejak Januari 2026.
Jika dihitung secara bulanan, indeks SMPPI meningkat sebesar 5,3 persen pada September 2026. Pertumbuhan ini tercatat lebih cepat dari kenaikan 4,4 persen yang terjadi pada Agustus 2026. Laporan media Xinhua menyebutkan kenaikan bulanan tersebut merupakan penguatan yang terjadi selama tiga bulan berturut-turut.
Lonjakan indeks SMPPI secara tahunan ditopang oleh kenaikan indeks minyak yang mencapai 58,9 persen dari sebelumnya 48,1 persen. Sementara itu, komponen nonminyak turut mempertahankan tren kenaikan dengan melonjak 45,8 persen dari 38,9 persen pada bulan sebelumnya. Secara bulanan, komponen minyak naik 7,9 persen dan komponen nonminyak bertambah 4,8 persen.